Breaking News:

Fasilitas Sudah Lengkap dan Sesuai Standar, Asrama Haji Bekasi Siap Jadi RSD Pasien Covid-19

Berdasarkan informasi, RSD Asrama Haji Bekasi akan mulai difungsikan pada akhir Januari 2021 ini.

Warta Kota
Asrama Haji Bekasi ditetapkan menjadi lokasi rumah sakit darurat (RSD) pasien Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM,BEKASI - Asrama Haji Bekasi sudah siap menjadi lokasi rumah sakit darurat (RSD) pasien Covid-19. Sejumlah fasilitas sudah lengkap sesuai standar dari Kementerian Kesehatan maupun Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat.

"Alhamdulillah pada hari Jumat yang lalu tim provinsi dan Kota Bekasi sudah meninjau ke asrama haji Bekasi membicarakan tentang kesiapan. Pada prinsipnya Asrama Haji Bekasi siap untuk dijadikan sebagai tempat penanganan percepat penyebaran Covid-19, sebagai RSD," kata Kepala Unit Pelaksanaan Tugas Asrama Haji Bekasi Dede Saeful Uyun, pada Rabu (13/1/2021).

Dede mengungkapkan semua fasilitas sudah dipersiapkan dengan matang sesuai standar yang berlaku. Berdasarkan informasi, RSD Asrama Haji Bekasi akan mulai difungsikan pada akhir Januari 2021 ini.

"Informasi mereka di akhir Januari Insyallah harus sudah siap dipergunakan," tuturnya. Ia mengungkapkan ada dua blok bagian pada Asrama Haji itu, untuk pasien Covid-19 dan tenaga medis. Untuk pasien, ditempatkan di Gedung Mina E dan D.

Baca juga: Catat, Tidak Semua Tisu Basah Bisa Menggantikan Handsanitizer

Baca juga: Giliran Empat Perkantoran di Kecamatan Koja Dikenakan Sanksi Teguran Tertulis

Mina E memiliki kapasitas 70 kamar dengan maksimal empat tidur per kamar. Sedangkan Mina D memiliki 30 kamar dengan kapasitas empat tempat tidur per ruangan. "Satu kamarnya untuk berapa pasien, kami belum bisa pastikan. Nanti ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan," tuturnya.

Sedangkan tempat istirahat untuk tenaga medis di Gedung Mina C dan Gedung Musdalifah. Lokasi berjauhan dengan tempat pasien Covid-19. Kapasitaanya, ada 50 kamar dengan masing-masing kamar ada empat bed atau tempat tidur.

"Karena setiap kamar ada empat bed. Artinya bisa saja dipergunakan sampai sekitar 200 orang," imbuhnya. Ia menambakan saat ini pihaknya masih melakukan sejumlah perbaikan ringan dan peningkatan fasilitas agar nyaman ditempati.

"Ada beberapa kamar yang memang kita anggap tidak layak, karena mengalami kerusakan. Nah kemudian dari Pemprov untuk segera diperbaiki, Insyallah kita juga sudah mempersiapkan tenaganya untuk melakukan perbaikan- perbaikan, sehingga pada saatnya kamar-kamar yang semula tidak bisa digunakan mudah mudahan bisa digunakan," paparnya

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved