Berita Video

VIDEO Pasien Covid Rayakan Malam Tahun Baru di RLC Tangsel, 'Tidak Masalah yang Penting Sehat'

Wanita penyintas covid-19 berusia 28 tahun ini mengaku telah menghuni RLC Kota Tangsel sejak 29 Desember 2020 hingga dua pekan lamanya. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Rizki Amana
Bella (28), penyintas Covid-19 saat dipulangkan dari RLC Kota Tangsel. Dia mengaku tak sedih saat merayakan Tahun Baru di RLC Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - "Enggak masalah yang penting sehat," kata Bella ibu dari satu anak ini menjawab pertanyaan terkait dirinya bersama sang anak saat menghuni Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) di malam pergantian Tahun Baru 2021, Serpong, Senin (11/1/2021).

Wanita penyintas covid-19 berusia 28 tahun ini mengaku telah menghuni RLC Kota Tangsel sejak 29 Desember 2020 hingga dua pekan lamanya. 

Beruntung ia bersama sang anak telah dinyatakan sembuh dari penyakit menular dan mematikan itu hingga diizinkan pulang pada Senin, 11 Januari 2021.

Menurutnya keberhasilan dirinya melawan infeksi covid-19 itu dikarenakan pola hidup sehat yang ketat saat menjalani masa isolasi dan perawatan medisnya di RLC Kota Tangsel. 

"Itu berpengaruh, soalnya saya rasa saya sudah ketat makau hand sanitizer, masker kalau keluar rumah, tapi ada saja jalannya untuk kita tertular. Emang protokol harus benar-benar dipatuhi banget kalau enggak mah kaya begini," ucapnya. 

Bella menjelaskan awal mula virus tersebut menginfeksi keluarga ditengarai dari sang suaminya yang mengalami gejala demam tinggi. 

Dalam kondisi demam, ia bersama sang anak masih menemani suaminya hingga memutuskan untuk melakukan swab test guna mendeteksi kondisi satu keluarga tersebut. 

Menurutnya tes usap covid-19 itu dilakukan dirinya bersama satu keluarganya di tanggal 28 Desember 2020.

Baca juga: Ratu Meta Sudah Ikhlas, 2 Hari Setelah Ibunya Dimakamkan, Kini Ayahnya Meninggal Dunia Karena Sakit

Baca juga: Urus Sepak Bola, Porda Kota Bogor Jalin Kerja Sama dengan Akuasis

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Segera Dibuka, Ini Daftar Instansi Dengan Tunjangan Kinerja PNS Tertinggi

"Awalnya saya kira hanya suami saya, karena awalnya suami saya demam kena dari kantornya terus saya masih tidur bareng anak, sama suami, akhirnya kita pisah kamar. Terus saya pikir kemarin kita tidur satu kamar jangan-jangan ketularan juga karena saya sudah enggak enak badan kan, akhirnya saya pisah kan anak saya ke neneknya," ujar Bella. 

"Enggak lama, neneknya itu bergejala juga, jadi ternyata kita satu keluarga sudah kena semuanya dari suami saya yang di kantor. Satu keluarga swab semua di tanggal 28 Desember (2020) semuanya positif," lanjutnya. 

Usai keluarnya hasil swab test dari satu keluarga itu, pihak tenaga kesehatan pun memutuskan untuk melakukan isolasi dan perawatan medis. 

Kata Bella, dari kelima keluarganya itu masing-masing dirujuk ke tempat berbeda penanganan kasus infeksi covid-19.

"Tanggal 29 (Desember 2020) langsung dibawa ke sini, tapi pisah-pisah. Saya sama anak saya di sini, orang tua di RSCM karean ada perburukan perlu donor plasma darah. Suami saya di Hermina, adik saya isolasi di rumah," ujarnya. 

Dirinya pun mengaku bila penanganan RLC Kota Tangsel bagi pasien infeksi covid-19 terbilang memadai hingga menimbulkan rasa optimis kesembuhan bagi para penghuninya. 

"Pertama kita takut di isolasi di sini, tapi di sini enak banget, fasilitasnya juga terjamin, makanan terjamin, orang-orangnya semuanya baik. Justru kalau isolasi di rumah menurut saya kita kurang nyaman karena kita enggak bisa kemana-mana. Kalau di sini kita bisa jemur, senam, ngobrol bareng-bareng jadi di sini happy saja," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved