Berita Nasional

Percepatan Pemulihan Ekonomi, Kementerian Perindustrian Gelar Pelatihan 3 in 1 Serentak se-Nusantara

Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Perindustrian Gelar Pelatihan 3 in 1 Serentak se-Nusantara. Berikut selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kick off penyelenggaraan pelatihan 3 in 1 yang digelar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa (11/1/2021). Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 6.103 orang peserta, yang mencakup 14 propinsi dan 52 kabupaten/kota serta melibatkan 101 industri dan 20 dinas kabupaten/kota, dengan berbagai jenis pelatihan. 

Nilai ini mengalami perbaikan setelah di Triwulan sebelumnya kontraksi lebih dalam lagi senilai -,5,74%. 

Tren perbaikan terus berlanjut di Triwulan IV seiring peningkatan kinerja ekspor dan permintaan pasar akan produk industri.  

Aktivitas industri manufaktur di tanah air menunjukkan kinerja yang gemilang pada bulan terakhir tahun 2020. 

Baca juga: Persyaratan Pencairan Dana Taperum untuk PNS dan Ahli Waris, Sertakan Surat Pernyataan

Hal tersebut tercermin dari Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Desember 2020 yang tercatat di level 51,3 atau naik dibanding capaian bulan sebelumnya yang berada di posisi 50,6. 

Nilai ini merupakan capaian tertinggi selama sepuluh bulan terakhir atau sejak bulan Maret, saat Indonesia dinyatakan mengalami pandemi covid-19. 

Oleh karena itu, guna mendorong pertumbuhan industri nasional, terdapat 3 pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu investasi, teknologi, dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang berkualitas.  

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa pembangunan nasional saat ini difokuskan pada pembangunan SDM yang berkualitas, untuk itu perlu dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih masif,” kata Agus Gumiwang.

Sehubungan dengan hal tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Pelatihan 3 in 1 berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri, sekaligus upaya untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi SDM agar siap bersaing.

Baca juga: Mbak You Pernah Menerawang Kecelakaan Pesawat di 2021, Nikita Mirzani: Meramal Gue Aja Salah Terus

SDM unggul diungkapkannya sangat dibutuhkan dalam menyambut era revolusi industri 4.0. 

SDM yang cepat beradaptasi dan mampu mengimplementasikan teknologi digital. 

“Untuk itu diperlukan adanya pembekalan keterampilan dasar, peningkatan keterampilan (up-skilling) atau pembaruan keterampilan (re-skilling) bagi para tenaga kerja yang didasarkan pada kebutuhan dunia industri saat ini," jelas Agus Gumiwang. 

"Kurikulum Pelatihan 3-in-1 telah didesain spesifik pada keterampilan tertentu yang selaras dengan kebutuhan industri. Pelaksanaan pelatihan mulai dari penyiapan kurikulum, praktek pembelajaran hingga penempatan kerja telah dilakukan berkolaborasi dengan perusahaan industri dan Asosiasi industri," paparnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, penyelenggaraan pelatihan 3 in 1 juga sebagai salah satu langkah penanggulangan dampak pandemi covid-19 melalui penyerapan tenaga kerja dan pengurangan jumlah PHK di industri. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved