Berita Nasional

Percepatan Pemulihan Ekonomi, Kementerian Perindustrian Gelar Pelatihan 3 in 1 Serentak se-Nusantara

Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Perindustrian Gelar Pelatihan 3 in 1 Serentak se-Nusantara. Berikut selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kick off penyelenggaraan pelatihan 3 in 1 yang digelar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa (11/1/2021). Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 6.103 orang peserta, yang mencakup 14 propinsi dan 52 kabupaten/kota serta melibatkan 101 industri dan 20 dinas kabupaten/kota, dengan berbagai jenis pelatihan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi global virus corona atau covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia selama setahun belakangan 

Kehadiran covid-19 tidak hanya menjadi permasalahan di sisi kesehatan, namun juga di sisi sosial dan perekonomian masyarakat. 

Dampak ekonomi yang ditimbulkan telah mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat, sehingga daya serap tenaga kerja di industri berkurang. 

Imbasnya, menurunnya tingkat kesejahteraan masyarakat dan meningkatnya pengangguran. 

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, tercatat ada sebanyak 9,7 juta orang menganggur dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 7,07 persen imbas pandemi covid-19. 

Baca juga: Diluluskan Lebih Cepat dari JKT48 Akibat Pandemi Covid-19, Amanina Afiqah Minta Maaf ke Penggemar

Menyikapi hal tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan pemerintah telah menetapkan kebijakan pemulihan ekonomi nasional yang diarahkan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. 

Salah satunya melalui pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat yang akan segera dilakukan. 

Selain itu, kunci pendorong pemulihan ekonomi nasional juga meliputi implementasi Undang Undang Cipta Kerja dan penerapan serangkaian program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah mulai digencarkan sejak tahun 2020.

Sejalan dengan kebijakan Pemerintah, Kementerian Perindustrian juga berupaya memulihkan perekonomian dan meningkatkan daya saing industri nasional. 

Antara lain dengan menjaga produktivitas industri selama pandemi melalui kebijakan pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), di mana hingga November 2020 telah diberikan IOMKI sebanyak 18.433 izin yang mampu melindungi pekerjaan bagi 5,16 juta orang tenaga kerja. 

Selain itu, Implementasi Making Indonesia 4.0, dengan 7 sektor prioritas, yaitu industri makanan & minuman, kimia, tekstil & busana, otomotif, elektronika, farmasi, dan alat Kesehatan. 

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 12 Januari 2021 Libra Perhatikan Keuangan, Gemini Menyerah, Capricorn Mengatur

"Selanjutnya pembangunan Pusat Inovasi Digital dan Pengembangan SDM Industri 4.0 (PIDI 4.0), yang diharapkan akan menjadi solusi satu atap penerapan industri 4.0 di Indonesia dan Jendela Indonesia 4.0 untuk dunia," jelasnya dalam acara kick off pelatihan 3 in 1 Serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual pada Selasa (12/01/2021).

Industri manufaktur Indonesia lanjutnya, tidak luput terkena dampak dari pandemi covid-19.

Pada Triwulan III tahun 2020 lalu, industri manufaktur mengalami kontraksi yaitu tumbuh sebesar -4,02%. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved