Breaking News:

Berita Daerah

Ditemukan Limbah Medis Berbahaya di TPS, Jarum Suntik, Pecahan Botol Infus Hingga Perban Bekas Pakai

Masyarakat dikejutkan adanya penemuan limbah medis berbahaya di tempat pembuangan sampah (TPS).

KOMPAS.com/Muhamad Syahri Romdhon
Ditemukan Limbah medis berbahaya di TPS oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang, tepatnya di Kelurahan Sungai Garam Hilir. Foto: Tim Sanggar Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon menemukan limbah medis golongan B3 di Tempat Pembuangan Sementara Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/12/2017). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ditemukan limbah medis berbahaya di tempat pembuangan sampah (TPS).

Adanya limbah medis berbahaya di TPS itu ditemukan oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, tepatnya di Kelurahan Sungai Garam Hilir.

Diketahui, limbah medis berbahaya di TPS Singkawang tersebut diantaranya jarum suntik, pecahan botol infus, hingga perban bekas pakai.

Limbah medis yang tergolong sampah berbahaya tersebut seharusnya dibuang ke tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Kesehatan, yakni Incinerator.

Baca juga: Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19 di Cikarang, Maruf Amin Minta Siapkan Penanganan Limbah Medis

Baca juga: Polisi Periksa Klinik Terduga Pembuang Limbah Medis Bekas Covid-19 di Jalan Sukatani Cikarang

Baca juga: Menkes Terawan Minta Pemda Proaktif Atasi Limbah Medis yang Meningkat Signifikan Selama Pandemi

Limbah medis yang ditemukan petugas kebersihan ini pun sempat diunggah di media sosial dan mendapat berbagai macam respon dari warga net.

Sebagian besar mereka menyayangkan tindakan dari pihak yang tak bertanggung jawab tersebut dan sangat membahayakan petugas kebersihan.

Kepala UPT Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, H Rustam Effendi mengatakan kejadian tersebut terjadi Senin 4 Januari 2021.

Ia pun sangat menyayangkan kejadian ini, pasalnya jarum suntik dan pecahan kaca tentunya sangat berbahaya bagi petugas kebersihan ketika sedang berkerja.

"Bisa saja melukai kaki atau tangan petugas, kami juga tidak tahu itu jarum bekas digunakan untuk apa," kata Rustam Effendi, Senin 11 Januari 2021.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved