Breaking News:

PSBB Depok

Wali Kota Depok Mohammad Idris Tetapkan Kegiatan yang Harus Dipatuhi dalam PSBB Proporsional Depok

Wali Kota Depok Mohammad Idris tetapkan kegiatan yang harus Dipatuhi dalam PSBB Proporsional Depok.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris tetapkan kegiatan yang harus Dipatuhi dalam PSBB Proporsional Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mentapkan sejumlah aturan dalam PSBB Proporsional Praadaptasi Kebiasaan Baru.

Aturan tersebut dituangkan Mohammad Idris dalam Peraturan Wali Kota No 1/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Wali Kota Depok No 59/2020.

Perwal No 59/2020  tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Pra Adaptasi Kebiasaan Baru.

Apa saja hal-hal yang diatur dalam perwal yang mulai berlaku pada 11 Januari 2021 itu?

1. Pelaksanaan Work From Home (WFH) untuk perkantoran atau tempat kerja pemerintah dan swasta dilaksanakan dengan jumlah 75 persen.

2. Jam operasional toko, tempat usaha lainnya, dan pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 WIB.

3. Aktivitas warga berkumpul hingga pukul 21.00 WIB.

4. Operasional pasar tradisional hingga pukul 03.00 WIB dengan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas.

Baca juga: Pemkot Depok Terbitkan Dua SK Terbaru Terkait Pembatasan Aktivitas Warga dan Dunia Usaha

5. Pelayanan makan di tempat atau dine in untuk restoran, kafe, rumah makan, warung, dan usahanya sejenisnya 25 persen dari kapasitas. Pelayanannya hingga pukul 19.00 WIB.

6. Untuk pelayanan makan dibawa pulang atau take a way hingga pukul 21.00 WIB.

7. Perayaan khitanan dan pernikahan dibatasi 30 persen dari kapasitas. Kemudian harus melaporkan ke RT,RW, dan kelurahan setempat.

"Pengawasan dilakukan oleh tim terpadu Satgas Penanganan Covid-19. Tim terpadu terdiri dari Pemkot Depok, TNI dan Polri," kata Idris, kemarin.

Idris menambahkan bahwa pihaknya juga akan mengoptimalkan Kampung Siaga Covid-19 sebagai basis pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dimulai dari keluarga dan komunitas.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved