Breaking News:

Satu Keluarga Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri Terpisah-pisah di RLC, Hermina, dan RSCM

penanganan RLC Kota Tangsel bagi pasien infeksi Covid-19 terbilang memadai hingga menimbulkan rasa optimis kesembuhan bagi para penghuninya.

(Warta Kota/Rizki Amana)
Gedung RLC Kota Tangsel yang terletak di kawasan Tandon Ciater, Serpong. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Meski malam pergantian tahun sudah berlalu hampir dua pekan, namun kenangan merayakan Tahun Baru di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan, tak akan terlupakan bagi Bella.

“Enggak masalah yang penting sehat,” kata ibu dari satu anak ini menjawab pertanyaan terkait dirinya bersama anaknya saat menghuni Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) di malam pergantian Tahun Baru 2021, Senin (11/1/2021).

Wanita penyintas covid-19 berusia 28 tahun ini menceritakan dia bersama anaknya menghuni RLC sejak 29 Desember 2020 hingga dua pekan lamanya.

Beruntung ia bersama anak telah dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang pada Senin ini.

Menurutnya keberhasilan dirinya melawan infeksi covid-19 dikarenakan pola hidup sehat yang ketat saat menjalani isolasi di RLC Kota Tangsel.

Bella menjelaskan awal mula virus tersebut menginfeksi keluarga ditengarai dari suaminya yang mengalami gejala demam tinggi.

Dalam kondisi demam, ia bersama anak masih menemani suaminya hingga memutuskan untuk melakukan swab test guna mendeteksi kondisi satu keluarga tersebut.

Menurutnya tes usap Covid-19 itu dilakukan dirinya bersama satu keluarganya di tanggal 28 Desember 2020.

“Awalnya saya kira hanya suami saya, karena awalnya suami saya demam kena dari kantornya terus saya masih tidur bareng anak, sama suami, akhirnya kita pisah kamar. Terus saya pikir kemarin kita tidur satu kamar jangan-jangan ketularan juga karena saya sudah enggak enak badan kan, akhirnya saya pisah kan anak saya ke neneknya,” ujar Bella.

“Enggak lama, neneknya itu bergejala juga, jadi ternyata kita satu keluarga sudah kena semuanya dari suami saya yang di kantor. Satu keluarga swab semua di tanggal 28 Desember (2020) semuanya positif,” tuturnya.

Setelah keluar hasil swab test dari satu keluarga itu, pihak tenaga kesehatan memutuskan agar Bella dan keluarga menjalani isolasi.

Kata Bella, dari kelima keluarganya itu masing-masing dirujuk ke tempat berbeda penanganan kasus infeksi covid-19.

“Tanggal 29 (Desember 2020) langsung dibawa ke sini, tapi pisah-pisah. Saya sama anak saya di sini, orangtua di RSCM karena perlu donor plasma darah. Suami saya di Hermina, adik saya isolasi di rumah,” ujarnya.

Dirinya mengaku penanganan RLC Kota Tangsel bagi pasien infeksi Covid-19 terbilang memadai hingga menimbulkan rasa optimis kesembuhan bagi para penghuninya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved