Breaking News:

PSBB Bodebek

PPKM Diberlakukan, Pemkab Bekasi Kian Perketat Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha

PPKM Diberlakukan, Pemkab Bekasi Kian Perketat Aktivitas Warga dan Pelaku Usaha. Berikut Selengkapnya

Warta Kota
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu (6/1/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperketat pengawasan aktivitas warga dan pelaku usaha.

Kebijakan PPKM diterapkan sesuai dari Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 443/Kep.10-Hukham/2021 tentang pemberlakuan PSBB Proporsional di 20 daerah kabupaten/kota di Jawa Barat dan berdasarkan arahan dari pemerintah pusat.

"PPKM berlaku efektif mulai hari ini 11-25 Januari 2021, kita lakukan pengawasan ketat seluruh kegiatan masyarakat dan perekonomian," kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, pada Senin (11/1/2021).

Eka menuturkan pihaknya juga telah mengeluarkan Intruksi Bupati Bekasi Nomor 1 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Ada beberapa ketentuan yang harus dijalankan masyarakat serta pelaku usaha selama massa PPKM tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Depok Batasi Jumlah Tamu Undangan Perayaan Pernikahan dan Khitanan

Mulai dari pembatasi jumlah karyawan yang bekerja di erkantoran dengan wajib merapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen, dengan pemberlakuan protokol kesehatan lebih ketat.

Lalu, melaksanakan kegiatan belajar secara daring atau online.

"Untuk sektor esensial dan industri yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, tetap dapat beroperasi 100 persen, dengan pengaturan jam operasional atau shift dan kapasitas, serta penerapan protokol kesehatan lebih ketat," jelas Eka.

Baca juga: Pemkot Depok Terbitkan Dua SK Terbaru Terkait Pembatasan Aktivitas Warga dan Dunia Usaha

Eka melanjutkan untuk kegiatan restoran pengunjung hanya boleh makan ditempat sebesar 25 persen.

Sedangkan untuk layanan makanan pesan antar atau dibawa pulang tetap diijinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved