Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Cari Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, CN 295 TNI AU Berputar 15 Kali di Atas Pulau Laki Kepulauan Seribu

Pesawat CN 295 milik TNI AU berputar 10 sampai 15 kali di atas perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). 

Warta Kota/Desy Selviany
Pesawat CN 295 digunakan untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). Pesawat ini berputar di udara Kepulauan Seribu 10-15 kali untuk mencari pesawat jatuh tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pesawat CN 295 milik TNI AU berputar 10 sampai 15 kali di atas perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021). 

Pesawat CN 295 itu memetakan titik koordinat pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Kapten Penerbang CN 295 Gilang Pranajaya mengatakan bahwa penerbangan dilakukan tinggi bervariasi.

Menurut Gilang Pranaja, ketinggian terendah 500 kaki di atas permukaan laut sampai 2.500 kaki di atas permukaan laut.

Dia menjelaskan, dalam pencarian itu ditemukan beberapa benda terkait Sriwijaya Air SJ-182 dari atas permukaan laut Pulau Laki.

"Apabila ditemukan benda mencurigakan maka CN 295 terbang rendah hingga 500 kaki di atas permukaan laut untuk memeriksa lebih jelas benda tersebut," tuturnya.

Baca juga: Petugas Jasa Raharja Mulai Datangi Rumah Kapten Afwan Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ182

Baca juga: Kopaska Temukan Serpihan Diduga Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Celana Anak Warna Pink

Kapten Penerbang CN 295 Gilang Pranajaya setelah pencarian pesawat Sriwijaya Air yang jatuh Minggu (10/1/2021). Menurut dia, pesawat CN 295 harus per putar di atas perairan Kepulauan Seribu 10-15 kali untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh, Sabtu (9/1/2021).
Kapten Penerbang CN 295 Gilang Pranajaya setelah pencarian pesawat Sriwijaya Air yang jatuh Minggu (10/1/2021). Menurut dia, pesawat CN 295 harus per putar di atas perairan Kepulauan Seribu 10-15 kali untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh, Sabtu (9/1/2021). (Warta Kota/Desy Selviany)

Dari ketinggian 500 kaki itu terlihat tumpahan minyak dan serpihan-serpihan bagian pesawat.

Di sekitar serpihan itu juga sudah terlihat kapal-kapal patroli berkeliling.

Beberapa penyelam dari TNI AL juga terlihat sudah melakukan penyelaman untuk mencari pesawat tersebut.

Patroli udara dengan CN 295 dilakukan selama 1,5 jam yang berputar sebanyak 10 sampai 15 kali.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved