Selasa, 5 Mei 2026

Serie A

Pelatih AS Roma Paulo Fonseca Mengancam Inter Milan

Kata Paulo Fonseca AS Roma tak perlu mengubah sistem untuk membuat Edin Dzeko dan Borja Mayoral bermain bersama. Mereka bisa mengancam Inter Milan.

Tayang:
Penulis: Merdisikandar | Editor: Merdisikandar
Forza Roma
Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, marah besar kepada pemainnya. Kini Fonseca makin percaya diri dan yakin timnya bisa mengancam Inter Milan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, mengatakan timnya tidak perlu mengubah sistem permainannya untuk bisa membuat Edin Dzeko dan Borja Mayoral bermain bersama. Mereka bisa jadi ancaman untuk Inter Milan.

Kehadiran dua pemain itu membuat Roma menang 3-1 dari tuan rumah Crotone, di Stadion Ezio Scida, Rabu (6/1/2021) malam WIB.

Mayoral mencetak dua gol Roma pada menit kedelapan dan ke-29, sedangkan satu gol lagi dicetak oleh Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-35.

Kemudian Crotone memangkas selisih skor melalui gol yang diciptakan oleh Vladimir Golemic pada menit ke-71.

“Saat ini kami tidak perlu mengubah sistem kami, tetapi kami akan lihat ke pertandingan berikutnya,“ kata Fonseca, seperti dilansir Sky Sports.

Kemenangan itu membuat I Giallorossi duduk di urutan ketiga klasemen sementara Serie A 2020-2021, dengan 33 poin.

Mereka kalah tiga angka dari Inter Milan, yang berada tepat di atas mereka.

Kedua tim akan bertemu pada akhir pekan ini dan Fonseca memperingatkan Internazionale Milano.

“Kita lihat saja nanti,“ kata Fonseca, mengenai pertandingan kontra Inter Milan, Minggu (10/1/2021) malam WIB.

“Bagi kami, selalu penting untuk mendapatkan tiga poin, terlepas dari lawannya. Inter adalah tim yang kuat, tetapi kami selalu ingin menang,“ tambahnya.

Sementara mengenai kemenangan dari Crotone, kata Fonseca, timnya selalu memandang serius setiap pertandingan dan tidak pernah menganggap remeh tim yang akan dihadapi.

”Kami menampilkan permainan yang sangat serius. Kami menghormati lawan kami dan memainkan babak pertama dengan sangat baik. Kemudian pada babak kedua kami menjaga keunggulan dengan sangat baik,” katanya.

”Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus, kami ingin menang dan sekarang kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya. Kami harus mempersiapkan cara yang sama untuk menghadapi Inter, seperti yang kami lakukan untuk pertandingan pada hari ini. Lawan kami seharusnya tidak menjadi masalah,“ tambahnya.

Ketika ditanyai tentang Mkhitaryan, yang telah menambah koleksi gol dan assist untuk Roma, Fonseca menyebut pemain asal Armenia itu sebagai gelandang yang cerdas.

“Dia salah satu pemain terpintar yang pernah saya kelola. Dia mencari ruang seperti yang dilakukan beberapa pemain cerdas lainnya,“ katanya.

Sementara itu, pelatih Crotone, Giovanni Stroppa, mengatakan Roma pantas menang 3-1 dari timnya.

Katanya, dia merasakan beberapa pemainnya menunjukkan sikap ketakutan ketika menghadapi I Giallorossi.

Stroppa mengatakan sayang sekali Crotone tidak bisa memberikan tekanan lebih kepada Giallorossi pada babak kedua, tetapi dia mengakui Roma memang pantas menang.

”Roma pasti pantas mendapatkan hasil ini,” kata Stroppa, menurut Il Corriere dello Sport. “Terutama di babak pertama, di mana kami tidak menampilkan karakter,“ tambahnya.

”Beberapa dari mereka bermain dengan ketakutan dan itu menginfeksi tim. Kami bisa melakukan lebih baik dari yang kami lakukan, sementara Roma tampaknya telah mencetak tiga gol dari tiga peluang,“ kata Stroppa.

“Kami mengurangi defisit dan sayang sekali kami tidak bisa membuatnya menjadi 3-2. Akan menyenangkan untuk mengakhiri pertandingan dengan canggung,“ tambah Stroppa.

Crotone duduk di posisi terbawah Serie A dan selanjutnya adalah perjalanan ke Hellas Verona pada hari Minggu.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved