Breaking News:

Kriminalitas

Update Kasus Pemalsuan dan Konspirasi Pengurusan IMB Rumah Sakit Bogor, Saksi : Semua Perintah FS

Update Kasus Pemalsuan dan Konspirasi Pengurusan IMB Rumah Sakit Bogor, Saksi : Semua Atas Perintah Fikri Salim

Istimewa
Kasus pemalsuan sekaligus konspirasi dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah sakit Bogor dengan terdakwa Fikri Salim (FS) dan Rina Yuliana (RY) terus bergulir di Pengadilan Negeri Bogor pada Jumat (8/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -  Kasus pemalsuan sekaligus konspirasi dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah sakit Bogor dengan terdakwa Fikri Salim (FS) dan Rina Yuliana (RY) terus bergulir di Pengadilan Negeri Bogor pada Jumat (8/1/2021).

Kali ini, sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Arya Putra Negara itu beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU), yakni Junaidi.

Dalam sidang lanjutan yang berlangsung virtual dengan terdakwa dari lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dan saksi Junaidi dari Lapas Salemba, Jakarta Pusat tersebut, Junaidi menegaskan dirinya melakukan pemalsuan surat atas perintah terdakwa FS.

“Saya bekerja di PT JMC akhir 2015 dan sudah ada pak Fikri Salim. Dia (FS) dipanggil Bos oleh rekan-rekan kerja saya. Lalu saya tahu dia sebagai pelaksana proyek pembangunan RS Graha Media di Bogor yang dikerjakan anak perusahaan PT JMC,” ujar Junaidi. 

Baca juga: Mikel Arteta Manajer Arsenal Bicara Soal Nasib Mesut Ozil Dan Silakan Berhubungan Dengan Klub Lain

Dalam kesaksiannya, Junaidi mengaku bertugas pada bagian pencatatan data proyek Rumah Sakit Graha Medika (RSGM). 

Sehingga, seluruh kwitansi, cek hingga pembayaran tagihan kartu kredit FS, bayar cicilan kredit mobil FS, surat perizinan dicatat seluruhnya oleh dirinya.

Termasuk, seluruh dana pembangunan RSGM yang diungkapkan Junaidi berasal dari PT JMC.

“Semua pengeluaran saya mencatatnya baik melalui transfer dan cash. Saya yang membuatkan kwitansi tanda terimanya atas perintah Fikri Salim dan saya yang menandatanganinya,” ujar dia.

Baca juga: Proses Vaksinasi Covid-19 Harus Cepat agar Tercipta Herd Immunity

Hal tersebut dibuktikannya ketika majelis hakim menunjukkan bukti kwitansi kepadanya. 

Junaidi mengaku kwitansi tersebut benar dibuat dan ditandatanganinya sendiri. 

Halaman
1234
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved