PPKM Tangsel

Pemkot Tangsel Siapkan Regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pekan Depan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mempersiapkan sejumlah regulasi terkait penerapan PPKM.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Ilustrasi petugas polisi sedang mengimbau pengendara roda dua yang berboncengan di tengah penerapan PSBB Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tengah mempersiapkan sejumlah regulasi terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ketat pekan depan. 

Langkah tersebut dilakukan untuk merespons kebijakan Pemerintah Indonesia yang bakal kembali memeberlakukan PPKM secara ketat di Pulau Jawa dan Bali. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Tangsel, Fuad, mengatakan pihaknya saat ini sedang merumuskan sejumlah aturan bersama Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 terkait regulasi yang bakal diterapkan pada pemberlakuan PPKM.

"Ini merupakan tindaklanjut surat edaran mengenai ditingkatkannya lagi status PSBB di daerah," kata Fuad melalui keterangan tertulisnya, Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (8/1/2021).

Fuad menjelaskan pengawasan mengenai proses PPKM ini akan kembali dimaksimalkan untuk menghindari pelanggaran yang terjadi. 

Menurutnya, langkah tersebut dapat menekan masyarakat agar segan untuk melakukan pelanggaran pada masa PPKM yang akan berlangsung pada 11 hingga 25 Januari 2021.

"Pemkot akan melaksanakan pengetatan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan, dengan meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi yang akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), aparat kepolisian, dan unsur TNI," jelasnya. 

Sementara, kata Fuad saat ini angka kematian akibat penderita Covid-19 mencapai di kisaran angka lima persen, sebelumnya yakni sebesar 4,3 persen. 

"Dengan keadaan angka tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin, agar bisa pelaksanaan proses pencegahan penularan Covid-19 bisa dilakukan dengan maksimal," ungkapnya. 

Selain itu pihaknya memastikan dalam penerapan PPKM kali ini, Satgas Covid-19 juga akan memiliki peran untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai proses 4M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari keramaian.

"Serta kita juga akan mengoptimalisasi 3-T yang mana merupakan tracking, testing dan treatment," pungkasnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved