Breaking News:

PPKM Kota Tangerang

Pedagang Pasar Lama Tangerang Resah atas Penerapan PPKM Pekan Depan

Pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali, 11-25 Januari 2021.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Para pedagang di Pasar Lama Tangerang resah atas kebijakan baru PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang akan dimulai 11 hingga 25 Januari 2021. Mereka khawatir kondisi perdagangan akan anjlok. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali, 11-25 Januari 2021.

Kota Tangerang pun satu dari daerah yang ditetapkan dalam proses PPKM ketat tersebut.

Jam operasional pusat perbelanjaan dibatasi Pemerintah Kota Tangerang hanya sampai pukul 19.00 WIB untuk mendukung pelaksanaan PPKM itu. Kebijakan ini pun membuat gusar para pedagang di Pasar Lama, Kota Tangerang.

Ketua Aliansi Pedagang Pasar Lama Tangerang, Abu Salam, merespons kebijakan tersebut. Dia mengatakan daripada dibatasi jam operasionalnya, lebih baik ditutup sekalian atau lockdown. 

"Kami setuju jam operasional dibatasi, karena dari kemarin-kemarin di Pasar Lama setiap hari tutup jam 19.00. Tapi daripada gini terus, lebih baik lockdown saja," ujar Abu, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, keputusan PSBB yang salah satunya membatasi jam operasional dirasa percuma bagi para pedagang terutama di Pasar Lama Tangerang. Pendapatan mereka sangat memprihatinkan.

Sebelum adanya PSBB, Pasar Lama buka hingga pukul 23.00 WIB, dan di lokasi itu menjadi surga para pemburu kuliner.

"Penghasilan pedagang anjlok, tetapi kasus Covid-19 terus meningkat," ucapnya.

Abu menyebut kini nasib para pedagang menjadi terkatung-katung.

"Jadi, lebih baik lockdown gitu misalnya seluruh pedagang di Kota Tangerang tutup selama dua bulan, nanti buka lagi yakin ada kepastian," kata Abu.

Dirinya berharap pemerintah realistis dalam menekan kasus Covid-19 serta memberikan kebijakan yang pasti bagi para pedagang. Sehingga nasib para pedagang juga dapat diperhatikan. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved