Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona

Gandeng BNPB, Sandiaga Uno Siapkan Program Bantuan Bagi Tenaga Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19

Gandeng BNPB, Sandiaga Uno Siapkan Program Bantuan Bagi Nakes dan Gugus Tugas. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/ Baparekaf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/ Baparekaf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo bahas percepatan penanganan COVID dan siapkan program bantuan akomodasi bagi Tenaga Kesehatan (Nakes).

Menparekraf Sandiaga Uno saat bertemu dengan Kepala Percepatan Penanganan COVID-19 Tugas Doni Monardo di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (08/6/2020), mengatakan Kemenparekraf berkolaborasi membantu tugas Gugus Tugas untuk percepatan penanganan COVID-19.

"Penyediaan kamar atau akomodasi yang sudah kita lakukan akan diperbanyak dan diperluas tahun ini bagi tenaga kesehatan, baik untuk isolasi mandiri atau karantina," ujarnya dalam siaran tertulis pada Jumat (8/1/2021).

Kemudian, lanjut Menparekraf Sandiaga Uno, menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo lantaran terjadi tingkat penurunan kedisiplinan dimasyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker (3M).

Baca juga: Polisi Diminta Kembali Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Rehabilitasi 119 Sekolah di DKI Jakarta

"Kita juga menjajaki untuk membantu tugas pak Doni untuk berpromosi agar penerapan Protokol kesehatan 3M sesuai instruksi presiden bahwa ada penurunan tingkat kepatuhan jadi kami membantu untuk mensosialisasi dan memberi edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Menparekraf Sandiaga juga membicarakan konsep wisata era baru yang lebih mementingkan sisi kesehatan dan keselamatan. Serta membuat satu program untuk membantu Nakes dari sisi moril.

"Wisata era baru yang menekankan kesehatan keselamatan sehingga kami menjadi bagian dari pemberi solusi dan bukan menjadi bagian dari masalah. Kemudian, kami sedang menyusun program bersama Tim untuk membantu moril "Para Pahlawan" yang saat ini mungkin sudah lelah agar dapat meningkatkan moril mereka kembali untuk lebih semangat lagi ke depan," kata Sandi.

Baca juga: Usai Latihan di Yogyakarta, Skuad Garuda Asia Gelar Latihan Virtual

Sementera itu, Kepala Gugus Tugas Doni Monardo berterimakasih kepada Kemenparekraf yang telah sigap membantu untuk percepatan penanganan COVID-19 di Tanah Air, khususnya penyediaan akomodasi bagi Nakes, Pekerja Migran Indonesia dan Warga Negara Asing untuk karantina atau isolasi mandiri.

Terlebih saat pembatasan kunjungan bagi wisatawan asing pada tanggal 1-14 Januari 2021.

"Kami dari Satgas menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah sigap membantu pemerintah dalam hal ini Satgas penanganan COVID-19," ungkap Doni.

"Dengan adanya pengumuman tersebut cukup banyak warga negara asing akhirnya terjadilah penumpukan di bandara Soekarno Hatta dan terbatasnya fasilitas atau saat itu," kata Doni Monardo.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna Siap Jadi Orang Pertama di Depok Disuntik Vaksin Covid-19

Doni Monardo mengatakan, Kemenparekraf memiliki kemampuan untuk promosi yang akan dimanfaatkan untuk memotivasi masyarakat untuk kembali patuh pada protokol kesehatan.

Presiden mengatakan, lanjutnya, dalam beberapa bulan ini terjadi penurunan tingkat disiplin kepada masyarakat.

Hal itu terlihat dari peningkatan kasus aktif sejak awal November sebanyak 54 ribu orang dan saat ini sudah lebih dari 11.000 orang atau hampir dua kali lipat peningkatan kasus aktif.

"Sehingga dibutuhkan kolaborasi kita semua untuk memotivasi diri kita sendiri termasuk orang disekitar kita, untuk betul-betul patuh Kepada protokol kesehatan. Presiden juga mengingatkan walaupun adanya vaksin harus diimbangi kepatuhan kepada protokol kesehatan," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved