Breaking News:

Berita Jakarta

BNN Bongkar Peredaran 15 Kilogram Ganja dan Ratusan Butir Ekstasi di Kampung Ambon

Peredaran narkotika di Kampung Ambon atau Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta Barat, dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN).

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Barang bukti dihadirkan saat gelar perkara kasus peredaran narkoba di Kampung Ambon atau Kampung Permata, Jakarta Barat, di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2021).  

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Peredaran narkotika di Kampung Ambon atau Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta Barat, dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, BNN mengamankan barang bukti 5,8 kilogram sabu, 15,22 kilogram ganja, 248 butir pil ekstasi.

Selain itu, 5 orang tersangka juga sudah ditahan di BNN.

“Kami mengamankan 5 orang pelaku terdiri dari 4 pria dan 1 wanita dengan inisial T, OC, UP, MS, dan MG,” kata Petrus, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Catherine Wilson Dituntut Hukuman 8 Bulan Menjalani Rehabilitasi, Terbukti Bersalah Memakai Narkoba

Baca juga: Jaksa Tuntut Tio Pakusadewo 2 Tahun Penjara Gara-gara Kasus Narkoba

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, kasus peredaran narkotika tersebut berawal dari keresahan masyarakat sekitar Kampung Ambon.

Pasalnya, ada oknum yang menggunakan obat-obatan terlarang di Kampung Ambon.

Kemudian, informasi itu ditindaklanjuti dengan penggerebekan oleh BNN

"Menurut data dan informasi yang kita terima banyak sekali para pengguna yang langsung menggunakan di tempat dan juga itu adalah satu sumber dari peredaran narkoba khususnya di Jakarta," kata Arman.

Anggota BNN yang diterjunkan ke lokasi melakukan penangkapan menyita berbagai jenis narkotika mulai dari ganja, sabu hingga pil ekstasi.

"Tiga barang bukti ini kita tahu bahwa cukup variasi," ucap Arman.

Baca juga: Ada 5 Artis Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat Karena Tersangkut Kasus Narkoba, Siapa Saja Mereka?

Baca juga: TEMUAN 201 Kg Narkoba di Hotel di Kawasan Petamburan, Jakarta Pusat Diduga dari Timur Tengah

BNN juga menyita aset milik pelaku MG yang merupakan bandar narkoba bernilai puluhan miliar rupiah.

BNN pun berupaya menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Kita lanjutkan dengan tindak pidana pencucian uang yang saudara lihat ada (uang) Rp 250 juta dan semuanya jumlahnya (aset) Rp 25,52 miliar termasuk kendaraan," kata Arman. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved