4 Mantan Presiden AS Kecam Donald Trump Atas Demo Ricuh di Capitol Hill yang Mempermalukan AS

Empat mantan Presiden AS terang-terangan mengecam Presiden Donald Trump atas pernyerbuan massa ke Capitol Hill yang mempermalukan AS.

Kolase Wartakotalive.com/Twitter @Ashli_Babbit/Adam Gray/SWNS dor DailyMail.com
Ashli Babbit (35), seorang wanita pendukung Donald Trump tewas ditembak di Gedung Capitol Hill, Amerika Serikat (AS). Berikut Foto-foto dan video detik-detik wanita pendukung Donald Trump tewas ditembak di Gedung Capitol AS. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Empat mantan Presiden AS terang-terangan mengecam Presiden Donald Trump atas pernyerbuan massa ke Capitol Hill yang mempermalukan AS.

Keempat mantan presiden itu kompak menghujat Donald Trump atas kerusuhan yang terjadi di Gedung Parlemen AS Capitol Hill.

Penyerbuan Capitol Hill atau penyerbuan Gedung Capitol ini membuat anggota parlemen harus mengamankan diri, dan seorang pedemo wanita tewas ditembak.

Baca juga: Update Kerusuhan di Amerika Serikat, 4 Orang Dilaporken Tewas, 14 Polisi Alami Luka

Massa yang mendukung Trump menentang sertifikasi Joe Biden yang sedang berlangsung di Kongres, guna mengonfirmasi kemenangannya di pilpres AS.

George W Bush menyebut Trump yang merupakan sesama anggota Partai Republik telah mengobarkan pemberontakan, dan menyamakan situasi ini dengan "Banana Republic".

"Saya syok dengan perilaku sembrono dari beberapa pemimpin politik sejak pemilu dan kurangnya rasa hormat yang ditujukan hari ini untuk institusi kami, tradisi kami, dan penegakan hukum mati," kata Bush dikutip dari AFP.

Baca juga: Kongres Kemenangan Joe Biden, Gedung Capitol AS Ricuh Didemo, Donald Trump Minta Pendukungnya Pulang

Barack Obama juga menyalahkan Partai Republik dan Trump, yang bohong besar tentang hasil pemilu AS salah.

Presiden AS 2009-2017 itu menyebut penyerbuan Capitol Hill adalah aib besar bagi bangsa Amerika.

 "Tapi kita bercanda kalau melihatnya sebagai kejutan besar," ujar Obama.

Baca juga: AS Rusuh, Twiiter Nonaktifkan Akun Presiden Donald Trump Terkait Kerusuhan Kongres

Ia juga menyebut kerusuhan Capitol Hill sebagai konsekuensi dari Trump dan para pendukungnya yang menolak hasil pilpres Amerika Serikat.

Kemudian Bill Clinton mengecam penyerbuan gedung Kongres AS tersebut sebagai serangan yang baru terjadi kali ini.

Pendukung Donald Trump merangsek ke Capitol Hill.
Pendukung Donald Trump merangsek ke Capitol Hill. (istimewa)

"Hari ini kita menghadapi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Capitol kita, Konstitusi kita, dan negara kita," kata presiden AS 1993-2001 itu.

Baca juga: Sosok Stephanie Grisham, Kepala Staf Melanie Trump yang Mundur karena Kerusuhan Pendukung Trump

"Api dikobarkan oleh Trump dan para pendukungnya, termasuk banyak orang di Kongres, untuk membatalkan hasil pemilu di mana dia kalah."

Kemudian Jimmy Carter (96) presiden ke-39 yang menjabat pada 1977-1981 mengatakan, dia kecewa dengan kerusuhan massa di Capitol yang dia sebut tragedi nasional.

"Kami bergabung dengan sesama rakyat dalam mendoakan resolusi damai, agar bangsa kita bisa sembuh dan menyelesaikan perpindahan kekuasaan seperti yang kita lakukan selama lebih dari 2 abad," ucap Carter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyerbuan Capitol Hill, 4 Eks Presiden AS Kompak Serang Trump", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2021/01/07/154727670/penyerbuan-capitol-hill-4-eks-presiden-as-kompak-serang-trump?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved