VIDEO Polda Metro Jaya Akan Lakukan Gelar Perkara untuk Tentukan Tersangka di Aksi 1812

Penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara atas kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo
Youtube Wartakotalive.com
Aparat kepolisian mengejar massa aksi 1812 yang menyebar ke segala penjuru jalan di Gambir dan Tanah Abang Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara atas kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta.

Sebelumnya polisi telah memeriksa 5 saksi terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya tersebut.

Gelar perkara digelar untuk menentukan tersangka dalam kasus ini serta pasal-pasal yang dipersangkakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan gelar perkara akan dilakukan dalam waktu dekat. 

"Setelah 5 saksi yang merupakan penanggung jawab dan panitia aksi, penyidik akan lakukan gelar perkara dalam kasus 1812 ini. Gelar perkara untuk menentukan tersangka dan pasal-pasal yang dipersangkakan," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1/2021).

Selain itu kata Yusri, penyidik juga kini tengah berupaya mengumpulkan alat bukti lainnya selain keterangan para saksi. "Mulai dari surat, dokumen dan hal lainnya," kata Yusri.

Sebelumnya  Polda Metro Jaya kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi, pada Rabu (6/1/2021) terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta.

Baca juga: Selidiki Aksi 1812, Polda Metro Akan Gelar Perkara Untuk Tentukan Tersangka

Dua saksi itu adalah Rizal Kobar selaku penanggung jawab aksi dan AS selaku korlap aksi.

Sebenarnya keduanya sudah diperiksa pada Selasa (5/1/2021). Namun karena sampai tengah malam, pemeriksaan belum selesai, maka keduanya dipulangkan dan kembali diperiksa pada Rabu ini.

"Pada saat pemeriksaan Selasa kemarin, memang masih ada beberapa pertanyaan lagi yang perlu kita sampaikan kepada kedua orang saksi ini. Karena waktunya sudah mendesak sampai tengah malam hari, jadi mereka yakni RK dan AS, kita periksa lagi sekarang," kata Yusri.

Baca juga: Korlap Aksi 1812 Rizal Kobar Kembali Diperiksa Polisi, Ini Alasannya

Keduanya kata Yusri mendatangi Polda Metro dan diperiksa sejak pukul 13.00. "Sampai sore ini masih dilakunan pemeriksaan. Karena masih ada pertanyaan yang harus dijawab dan dilengkapi," katanya.

Sebelumnya Yusri Yunus menjelaskan penyidik sudah memeriksa semua saksi yang dibutuhkan, terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Polisi Saat Aksi 1812 Masih Diburu

Totalnya kata Yusri ada 5 saksi, yang semuanya merupakan panitia, penanggung jawab dan kordinator aksi.

"Untuk Selasa, penyidik menjadwalkan memeriksa 3 orang saksi. Kemarin dua saksi sudah diperiksa. Jadi semua ada 5 saksi" kata Yusri, Selasa (5/1/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved