Kriminalitas

Selidiki Aksi 1812, Polda Metro Akan Gelar Perkara Untuk Tentukan Tersangka

Selain itu, penyidik juga kini tengah berupaya mengumpulkan alat bukti lainnya selain keterangan para saksi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat memberikan keterangan tentang pemeriksaan 3 orang saksi terkait kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Setelah memeriksa 5 saksi  terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta, penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara atas kasus ini.

Gelar perkara digelar untuk menentukan tersangka dalam kasus ini serta pasal-pasal yang dipersangkakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan gelar perkara akan dilakukan dalam waktu dekat. 

Baca juga: Sempat Dipergoki dokter Tirta, Tiga Mahasiswa Penjual Surat Hasil Swab PCR Palsu Dibekuk Polisi

"Setelah 5 saksi yang merupakan penanggung jawab dan panitia aksi, penyidik akan lakukan gelar perkara dalam kasus 1812 ini. Gelar perkara untuk menentukan tersangka dan pasal-pasal yang dipersangkakan," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1/2021).

Selain itu kata Yusri, penyidik juga kini tengah berupaya mengumpulkan alat bukti lainnya selain keterangan para saksi.

"Mulai dari surat, dokumen dan hal lainnya," kata Yusri.

Baca juga: Dua Hari Dibully setelah Dituding Nge-Like Konten Porno, Fadli Zon Sebut Ada Upaya Peretasan

Sebelumnya,  Polda Metro Jaya kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi, pada Rabu (6/1/2021) terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta.

Dua saksi itu adalah Rizal Kobar selaku penanggung jawab aksi dan AS selaku korlap aksi.

Sebenarnya keduanya sudah diperiksa pada Selasa (5/1/2021). Namun karena sampai tengah malam, pemeriksaan belum selesai, maka keduanya dipulangkan dan kembali diperiksa pada Rabu ini.

Baca juga: Tunawisma yang Ditemui Risma Disebut Punya Usaha, Roy Suryo Tertawa Jahat: Dasar Syantik, Syantik

"Pada saat pemeriksaan Selasa kemarin, memang masih ada beberapa pertanyaan lagi yang perlu kita sampaikan kepada kedua orang saksi ini. Karena waktunya sudah mendesak sampai tengah malam hari, jadi mereka yakni RK dan AS, kita periksa lagi sekarang," kata Yusri.

Keduanya kata Yusri mendatangi Polda Metro dan diperiksa sejak pukul 13.00.

"Sampai sore ini masih dilakunan pemeriksaan. Karena masih ada pertanyaan yang harus dijawab dan dilengkapi," katanya.

Sebelumnya Yusri Yunus menjelaskan penyidik sudah memeriksa semua saksi yang dibutuhkan, terkait kasus kerumunan dalam aksi 1812 yang digelar FPI dan beberapa ormas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, pada 18 Agustus 2020 lalu di Jakarta.

Baca juga: #RismaRatuDrama Terus Diperbincangkan setelah Warganet Beberkan Sosok Tunawisma yang Ditemui Risma

Totalnya kata Yusri ada 5 saksi, yang semuanya merupakan panitia, penanggung jawab dan kordinator aksi.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved