Pemkab dan Pemkot Bekasi Akhirnya Putuskan KBM Tatap Muka Ditunda dan Tetap Belajar Secara Online

Ia menjelaskan keputusan penundaan itu melihat tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang masih tinggi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Belasan siswa mendatangi kantor Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa (28/7/2020). Mereka datang untuk belajar online dengan memafaatkan Wi-Fi gratis. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyatakan menunda pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang sedianya digelar pada Senin (11/1/2021) mendatang.

“Atas rekomendasi satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat diputuskan PTM kita tunda, sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, pada Kamis (7/1/2021).

Ia menjelaskan keputusan penundaan itu melihat tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang masih tinggi.

Sehingga diminta seluruh sekolah baik swasta dan negeri di Kabupaten Bekasi diminta tetap melakukan belajar secara daring atau online.

“Keputusan ini berlaku semuanya, walaupun misal ada kecamatan yang nihil kasus. Semua sama belajar masih dilakukan secara daring,” imbuhnya.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah menjelaskan rekomendasi penundaan itu atas hasil rapat bersama satuan tugas serta dinas pendidikan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur atau Jakarbodetabekjur.

“Kita gugus tugas Jabodetabekjur serta Dinas Pendidikan sudah berembuk membahas dan menganalisa serta menerima masukan dari Satgas DKI dan Jawa Barat. Setelah itu diputuskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) belum bisa dilaksanakan atau ditunda,” ungkapnya.

Disampaikan Alamsyah, gugus tugas masing-masing Kabupaten/kota dan provinsi nantinya akan menganalisa sampai dua bulan ke depan perkembangan kondisi kasus Covid-19 di Jabodetabekjur.

“Kita lihat apakah dua bulan ke depan itu naik atau melandai, yang jelas rekomendasi saat ini PTM ditunda dan akan dievaluasi dua bulan kemudian. Sementara Kota Depok sudah memutuskan PTM ditunda sampai Juni,” tambahnya.

Selain itu, Alamsyah memastikan sosialisasi penundaan ini telah disampaikan ke Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah.

“Kita sudah sampaikan ke disdik untuk langsung disampaikan ke seluruh sekolah di Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Terbitkan SE

Sementara itu Pemkot Bekasi menerbitkan SE Nomor 421/112/disdik tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 Di Kota Bekasi, Kamis (7/1/2021).

SE tersebut merupakan tindaklanjut keputusan pemerintah yang memberlakukan PSBB ketat di Jawa dan Bali dimukai tanggal 11 Januari hingga 25 Januari, pada Rabu (6/1) lalu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved