Pilkada Tangsel

Tim Pemenangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ungkap Keberhasilan Memenangi Pilkada Kota Tangsel 2020

Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Benyamin davnie-Pilar Saga Ichsan dinyatakan menang dalam Pilkada 2020 Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Veri Muhlis Arifuzzaman, tim pemenangan Benyamin Davnie- Pilar Saga Ichsan, mengungkapkan strategi keberhasilannya di Pilkada Tangsel 2020. 

Veri menuturkan, sosok Benyamin terlebih dahulu dibiarkan kubunya untuk mengikuti penjaringan bakal calon Wali Kota Tangsel yang dibuka oleh setiap partai politik pemilik kursi parlemen. 

Benyamin Davnie dalam debat Pilkada Tangerang di Kompas TV.
Benyamin Davnie dalam debat Pilkada Tangerang di Kompas TV. (Warta Kota/Rizki Amana)

Sementara, sosok Pilar Saga Ichsan telah disiapkan sebagai calon Wakil Wali Kota Tangsel yang diusung Partai Golkar dengan ancang-ancang diduetkan oleh Benyamin. 

Pembiaran kandidat Benyamin mencalonkan dirinya untuk digaet parpol pengusung dikatakan Veri sebagai strategi kubunya. 

Sebab, ia mengaku saat itu kubunya dapat menilai minat popularitas dari lawan politiknya sebelum menetapkan kandidat yang bakal bertarung di Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

Benar saja, para parpol pemilik kursi parlemen pun enggan berkoalisi dengan Benyamin yang berstatus sebagai petahana. 

Melainkan masing-masing parpol pengusul justru memilih poros baru untuk dijadikan kandidat di Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Bahkan, para parpol tersebut membuat dua poros baru hingga menghasilkan tiga paslon yang bertarung pada Pilkada 2020 Kota Tangsel. 

Balon Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat berkunjung di Gerai Lengkong, Serpong, Kota Tangsel.
Balon Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat berkunjung di Gerai Lengkong, Serpong, Kota Tangsel. (Warta Kota)

"Dinamika pengusungan menjelang pendaftaran itu luar biasa, Pak Ben juga daftar kok di partai-partai itu kan, intinya Pak Ben itu daftar ke berbagai partai secara pribadi, lalu ikut penjaringan fit and proper test itu sudah dilakukan semuanya gitu," jelas Veri.

"Tetapi memang dari awal kami sudah punya modal Golkar saja sendiri mengusung sudah lebih dari cukup. Memang menjadi bagian dari strategi bagaimana caranya yang bertarung jangan dua pasangan, jangan head to head. Karena itu kami tahan ini supaya sudah biarkan yang lain dulu. Jadi apakah itu bagian dari strategi, iya. Kenapa, karena tadi itu kekuatan Pak Ben tak sekuat kekuatan Ibu Airin dulu," pungkasnya. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved