Breaking News:

Pencabulan

PP Nomor 70 Tahun 2020 Tentang Kebiri Kimia Diyakini Dapat Kurangi Kejahatan Seksual Terhadap Anak

PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang kebiri kimia diyakini dapat kurangi kejahatan seksual terhadap anak.

Tribunjabar.id/Wahyudi Utomo
Ilustrasi, PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang kebiri kimia diyakini dapat kurangi kejahatan seksual terhadap anak. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - PP nomor 70 tahun 2020 tentang kebiri kimia diyakini dapat mengurangi kejahatan seksual terhadap anak.

Hal tersebut disampaikan Kuasa hukum keluarga korban pencabulan anak di gereja Depok, Azas Tigor Nainggolan, di Pengadilan Negeri Depok , Cilodong, Rabu (6/1/2021).

Menurut Azas Tigor, adanya PP nomor 70 tahun 2020 menunjukkan pemerintah serius untuk menekan kasus kejahatan seksual terhadap anak.

Hukuman dalam PP tersebut dinilai akan menurunkan angka kejahatan seksual terhadap anak.

Nah ke depan memang karena angka kejahatan seksual pada anak itu masih tinggi di Indonesia harapannya ada revisi. Dengan PP Nomor 70 itu menunjukkan ada revisi untuk memutus rantai hukuman yang ada dalam sekarang di Undang-Undang masih terasa ringan makanya perlu direvisi,” ujarnya.

Azas Tigor Nainggolan menyatakan bahwa keputusan mejelis hakim terhadap terdakwa pencabulan anak di gereja Depok sangat tepat bila mengingat angka kekerasan seksual kepada anak di Indonesia sangatlah tinggi.

 “Saya pikir ini putusan sudah tepat sudah pas sesuai dengan Undang-Undang," tuturnya.

Majelis Hakim memvonis terdakwa kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang pengurus rumah ibadah berinisial SPM terhadap sejumlah anak di Kota Depok, Jawa Barat, dengan kurungan penjara selama 15 tahun.

 “Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana membujuk anak melakukan perbuatan cabul secara berlanjut,” kata Ketua Majelis Hakim, Nanang Herjunanto, saat memimpin persidangan yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Depok , Cilodong, Rabu (6/1/2021).

“Pidana penjara 15 tahun dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan tiga bulan,” lanjutnya.

Berita ini  telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Majelis Hakim Pengadilan Depok Vonis Terdakwa Kasus Pencabulan di Rumah Ibadah 15 Tahun Penjara  Penulis: Dwi Putra Kesuma

Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved