Kriminalitas Bekasi

Polisi Sebut Pelaku Pengeroyokan Karyawan Hotel di Cikarang Bukan Aparat, Kuasa Hukum Tak Percaya

Korban melalui tim kuas hukumnya dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Forum Pemuda Kalimantan Barat akan terus mengawal kasus ini.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Rekaman CCTV ketika Dua orang karyawan Hotel Batiqa Jababeka, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tujuh orang yang diduga anggota TNI, pada Minggu (3/1/2021) dini hari. 

Kapoksek Cikarang Selatan, Kompol Sukadi mengatakan, pihaknya langsung mengamankan tiga pelaku pengeroyokan tersebut, usai mendapatkan laporan dari kedua korban.

”Sudah kami amankan tiga pelaku, insial AM (42), SJ (35), dan IP (35)," kata Sukadi, saat dihubungi awak media, pada Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Lapas Gunungsindur Terapkan Penjagaan Ketat Jelang Bebasnya Abu Bakar Baasyir, Densus 88 Diterjunkan

Rekaman CCTV ketika Dua orang karyawan Hotel Batiqa Jababeka, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tujuh orang yang diduga anggota TNI, pada Minggu (3/1/2021) dini hari.
Rekaman CCTV ketika Dua orang karyawan Hotel Batiqa Jababeka, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tujuh orang yang diduga anggota TNI, pada Minggu (3/1/2021) dini hari. (Istimewa)

Saat ditanya status ketiga tersangka itu, Sukadi menegaskan pelaku bukan dari kalangan TNI maupun Kepolisian. Ketiga pelaku merupakan dari kalangan sipil bukan dari kalangan petugas hukum.

"Petugas dari TNI dan Kepolisian justru mencegah hanya melakukan pengamanan dilokasi kejadian," bebernya.

Sukadi memastikan, dalam penanganan kasus ini penyidik sudah melakukan tahapan penyidikan sesuai dengan peraturan perundangan dengan memeriksa saksi, korban, maupun pelaku pengeroyokan.

Baca juga: Diperiksa Polisi terkait Aksi 1812, Slamet Maarif: Kami Hanya Tuntut Keadilan Kematian 6 Anggota FPI

Hasil gelar perkara menyebutkan, ketiganya diduga melakukan penganiyaan dengan sengaja terpengaruh minuman keras.

”Masih kita periksa ketiga pelaku dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus pengeroyokan tersebut. Dipastikan tidak ada keterlibatan dari pihak petugas," paparnya.

Dua orang karyawan Hotel Batiqa Jababeka, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tujuh orang tamunya, pada Minggu (3/1/2021) dini hari.

Baca juga: VIDEO Kuasa Hukum Pelaku Mutilasi Bekasi Sebut Kliennya Menyesali Perbuatan

Kedua korban berinisal AH (38) dan AF (30) mengalami luka lebab dan sobek pada pelipis matanya.

Salah satu korban AH sebagai Executive Chef Hotel mengungkapkan kronologi kejadian berawal ketika delapan orang tamu datang ke Batiqa Hotel Jababeka pada 3 Januari 2021 sekitar pukul 02.00 pagi.

Ada tujuh pria dan satu wanita datang dalam keadaan mabuk. Pada saat itu, mereka memesan salah satu kamar untuk mengistirahatkan tamu wanita.

Setelah itu, ketujuh tamu pria tersebut datang ke konter Front Office dan ingin mengorder minuman dari Fresqa Bistro.

Namun, permintaannya ditolak lantaran restoran tersebut telah tutup pukul 21.00 WIB, dikarenakan masa pandemi corona.

"Kemudian dijelaskan oleh staff resepsionis kami, AF bahwa restoran kami sudah tutup, karena jam operasional restoran dalam masa pandemi pukul 21.00 WIB," tutur dia.

Baca juga: Beredar Pesan Vaksin Sinovac Mengandung Jaringan Kera Hijau Afrika, Begini Penjelasan Prof Zubairi

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved