Breaking News:

Kriminalitas Bekasi

Polisi Sebut Pelaku Pengeroyokan Karyawan Hotel di Cikarang Bukan Aparat, Kuasa Hukum Tak Percaya

Korban melalui tim kuas hukumnya dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Forum Pemuda Kalimantan Barat akan terus mengawal kasus ini.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Rekaman CCTV ketika Dua orang karyawan Hotel Batiqa Jababeka, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikeroyok tujuh orang yang diduga anggota TNI, pada Minggu (3/1/2021) dini hari. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Polsek Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah mengamankan tiga pelaku pengeroyokan dua karyawan Hotel Batiqa Jababeka di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/1/2021) dini hari.

Kepolisian menegaskan pelaku dalam kasus pengeroyokan itu bukan dari kalangan TNI maupun Kepolisian.

Atas hal itu, Tim Kuasa Hukum Batiqa Hotel Jababeka, Dinah Puja Astuti meragukannya.

Soalnya, berdasarkan keterangan kedua korban, saat itu dikeroyok oleh tujuh orang yang mengaku anggota TNI.

Baca juga: Waduh, BPK RI Indikasikan 81 Kendaraan Dinas Pemkab Bekasi Raib, Nilainya Capai Miliaran Rupiah

"Jelas kok waktu kejadian itu dia menunjukkan KTA dan memang ada keterlibatan oknum itu kan ya. Nah itu yang mesti kita dorong, pihak dari Kepolisian dan TNI untuk melakukkan press conference secara terbuka," kata Dinah kepada Wartakotalive.com, pada Rabu (6/1/2021).

Dinah menegaskan dari keterangannya, kedua korban dikeroyokan bukan hanya tiga orang saja, akan tetapi seluruhnya yang ada saat itu ikut melakukan pengeroyokan.

Selain itu juga, mereka mengaku serta menunjukkan bahwa sebagai anggota TNI.

Baca juga: Tak Terima Resto Ditutup, 7 Tamu Diduga Sedang Mabuk Keroyok Dua Karyawan Hotel di Jababeka Cikarang

"Karena berdasarkan kesaksian-kesaksian dari korban dan kejadian di hotel itu kan ada salah seorang mereka berteriak kalau anggota dan menunjukkan KTA. Di CCTV juga kan ada lampu rotator mobil, terus juga terlihat bukan hanya tiga orang yang lakukan pemukulan," beber dia.

Maka itu, sambung Dinah, korban melalui tim kuas hukumnya dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Forum Pemuda Kalimantan Barat akan terus mengawal kasus ini.

Apalagi ada yang mengatakan bahwa sejumlah orang itu bukan anggota TNI, melainkan pecatan TNI sudah tahun lalu.

Baca juga: Kalapas Gunungsindur: Abu Bakar Baasyir Berkelakuan Baik dan Mengikuti Program Pembinaan dengan Baik

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved