Berita nasional
Pelaku Penyerangan Polisi Saat Aksi 1812 Masih Diburu
Yusri mengatakan jajarannya masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi sekitar tempat kejadian penyerangan berlangsung
Wartakotalive.com, Jakarta - Dua petugas kepolisian disebut terluka akibat sabetan senjata tajam saat bertugas mengamankan aksi 1812 di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020).
Namun hingga kini, polisi belum berhasil menangkap pelaku yang melukai dua petugas Korps Bhayangkara tersebut.
"Masih belum, masih belum," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/1/2021).
Hingga saat ini, Yusri mengatakan jajarannya masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi sekitar tempat kejadian penyerangan berlangsung.
"Kita masih kumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi," jelas Yusri.
Sebelumnya diberitakan, dua petugas kepolisian disebut terluka akibat sabetan senjata tajam saat bertugas mengamankan aksi demo 1812 di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020).
Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.
Yusri mengatakan dua polisi itu terluka saat berupaya membubarkan peserta aksi di depan kantor Gubernur DKI Jakarta.
Yusri mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki kasus yang membuat dua polisi itu terluka.
Untuk pihak yang melukai petugas pun, kata dia, masih terus diselidiki dan belum dipastikan apakah berasal dari peserta aksi massa atau kelompok lain.
Karenanya, polisi hingga saat ini masih terus melakukan pendataan dari orang-orang yang diamankan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pelaku Penyerangan Polisi Saat Aksi 1812 Masih Diburu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kabid-humas-polda-metro-jaya-kombes-yusri-yunus-soal-video-asusila-artis-gisella.jpg)