Breaking News:

Pencabulan

Kuasa Hukum Korban Pencabulan Anak di Gereja Depok Sebut Pembimbing Agama Harus Jadi Pelindung

Kuasa hukum korban pencabulan gereja di Depok sebut pembimbing agama harus jadi pelindung.

Kompas.com
Ilustrasi, Kuasa hukum korban pencabulan gereja di Depok sebut pembimbing agama harus jadi pelindung. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kuasa hukum keluarga korban pencabulan anak di gereja Depok, Azas Tigor Nainggolan, menyatakan bahwa pembimbing agama harus jadi pelindung anak.

Lantaran tak menjadi pelindung anak, maka terdakwa Syahril Parlindungan Martinus Marbun (42), maka majelis hakim Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan hukuman maksimal.

Ketua Majelis Hakim, Nanang Herjunanto, menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Baca juga: Ibunda Korban Kasus Kekerasan Seksual Anak di Gereja Depok: Vonis 15 Tahun Penjara Itu Mukjizat

Baca juga: Vonis Lebih Tinggi dari Tuntutan, Kuasa Hukum Korban Kekerasan Seksual Anak di Gereja Depok Puas

Baca juga: BREAKING NEWS 15 Tahun Penjara, Vonis untuk Terdakwa Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Gereja Depok

Vonis tersebut juga mengharuskan terdakwa membayarkan ganti rugi sebesar Rp 6.524.000 subsider tiga bulan penjara dan juga kepada korban kedua sebesar Rp 11.520.639 subsider tiga bulan penjara.

"Memang sudah sepantasnya terdakwa dijatuhi hukuman maksimal, karena perbuatannya membuat korban yang masih di bawah umur mengalami trauma sekali," kata Tigor saat dihubungi Warta Kota, Rabu (6/1/2021).

Tigor mengatakan, vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman kurungan penjara selama 11 tahun.

Sehingga dengan demikian, Tigor mengatakan apa yang diharapkan keluarga korban selama ini atas hukuman yang diberikan kepada terdakwa, sudah sesuai dengan hasil keputusan majelis hakim.

"Kenapa majelis hakim menjatuhkan hukuman maksimal? Karena yang memberatkan adalah terdakwa ini orang terdekat serta pembimbing agama yang harusnya menjadi pelindung terhadap anak-anak," kata Tigor.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved