Breaking News:

Curanmor

Panik Ketahuan saat Mencuri Sepeda Motor, Seorang Pelaku Curanmor di Serpong Tewas Dikeroyok Massa

Seorang pelaku curanmor berinisial F dinyatakan tewas usai dihakimi warga di kawasan Jalan Haji Jamad Gang Rais, Buaran, Serpong, Tangsel.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto, menjelaskan kepada wartawan soal pelaku pencurian motor (curanmor) berinisial F yang dinyatakan tewas usai menjadi bulan-bulanan warga di kawasan Jalan Haji Jamad Gang Rais, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Seorang pelaku pencurian motor (curanmor) berinisial F dinyatakan tewas setelah dihakimi warga di kawasan Jalan Haji Jamad Gang Rais, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Serpong, Kompol Supriyanto saat ditemui di Mapolsek Serpong. 

Menurutnya, pelaku tersebut dinyatakan meninggal dunia usai sempat mendapati pertolongan medis di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. 

"Pada saat diamankan pelaku dalam kondisi yang menderita luka cukup serius sehingga kami dari Polsek Serpong dapat penyerahan dari warga dan langsung membawa yang bersangkutan ke rumah sakit Polri Kramat Jati," kata Supriyanto saat ditemui di Mapolsek Serpong, Kota Tangsel, Selasa (5/1/2021). 

"Setelah sampai di Rumah Sakit Polri Kramat Jati ditangani oleh tim dokter kurang lebih satu jam berikutnya pelaku ini dinyatakan meninggal dunia," lanjutnya. 

Supriyanto menuturkan meninggalnya pelaku tersebut ditengarai sejumlah luka berat yang dialaminya akibat dikeroyok massa. 

Sebab, pelaku didapati warga sedang melangsungkan aksinya terhadap satu unit motor yang terletak di lingkungan rumah petakan tersebut. 

"Kronologinya dua orang pelaku datang ke suatu kontrakan di Jalan Haji Jamad ini, satu pelaku menunggu di luar dengan kendaraan roda duanya, kemudian satu pelaku lagi masuk ke dalam kontrakan untuk mengambil paksa kendaraan roda dua," jelas Supriyanto. 

"Pada saat satu pelaku berada di dalam untuk mengambil kendaraan roda dua dgn menggunakan kunci Letter T ternyata dipergoki oleh salah satu warga dengan berteriak maling-maling sehingga yang di pintu panik meninggalkan sepeda motornya," pungkasnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved