Breaking News:

Berita Jakarta

Akali Mahalnya Harga Kedelai, Pedagang Tempe di Jakarta Pusat Terpaksa Perkecil Ukuran Tempe

Akali Mahalnya Harga Kedelai, Pedagang Tempe di Jakarta Pusat Terpaksa Perkecil Ukuran Tempe. Berikut Alasannya

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Tempe tahu sempat menghilang selama tiga hari di Bekasi, Jawa Barat. Mulai hari ini tempe tahu kembali ada, setelah para produsen memulai produksinya kembali. 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Pusat melakukan pengawasan di sejumlah pasar terkait kenaikan harga kedelai.

Dalam inspeksi tersebut, Plt Sudin KPKP Jakarta Pusat, Mujiati mengungkapkan kini pedagang tempe dan tahu mulai kembali berjualan.

Mereka kembali beraktivitas setelah sebelumnya kompak melakukan mogok jualan beberapa hari lalu.

"Kami sempat ngobrol dialog dengan pedagang tempe, memang saat ini harga kedelai mengalami kenaikan yang harga normal Rp.7.200 itu sekarang Rp.9.200 sampai Rp.9.300," kata Mujiati, Selasa (5/1/2021).

Walau kini telah kembali berjualan, para pedagang tempe kini memperkecil ukuran tempe.

Keputusan tersebut katanya diambil mengingat harga kedelai yang masih mahal saat ini.

Baca juga: Miris, Polisi Hanya Terdiam Saksikan Pegawai Hotel Dikeroyok Tujuh Tamu Mabuk yang Diduga Aparat TNI

"Mereka merespon nya dengan cara mengurangi ukuran tempenya. Yang biasanya harganya Rp. 10.000 dapet panjang 20 centimeter sekarang dikurangi," katanya.

Sedangkan untuk pedagang tahu, atas kondisi kenaikan harga kedelai ini, berdasar monitoring di sejumlah pasar, para pedagang terpaksa menaikan harga jual jika biasanya Rp. 8000 menjadi Rp. 9000.

Terkait pasokan kedelai, Mujiati menyampaikan jika kedelai dalam kondisi normal. Hanya saja memang saat ini harga kedelai tengah naik.

Sedangkan para pedagang sudah beroperasi kembali untuk berjualan.

"Terkait pasokan sendiri sebenernya tidak langka, kedelainya itu sebenarnya tersedia, tapi memang harganya tetap naik," ucapnya. (jos)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved