Breaking News:

Mobil Listrik

Iritnya Mobil Listrik, Pakai Mobil BBM Habis Rp 1,1 Juta, Mobil Listrik Cuma Rp 200.000 Jakarta-Bali

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, penggunaan mobil listrik jauh lebih ekonomis dibanding mobil pakai bensin

Editor: Wito Karyono
Instagram @Erickthohir
Erick Thohor saat mencoba mobil listrik dan mengecek kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station) di Bali. Indonesia. Ternyata Jakarta-Bali hanya menghabiskan biaya Rp 200.000 pakai mobil listrik sementara pakai mobil biasa dengan BBM bisa habis Rp 1,1 juta. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA -- Mengaku sudah mencoba perjalanan Jakarta-Bali, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, penggunaan mobil listrik jauh lebih ekonomis dibanding mobil pakai bensin

Ia menjelaskan, dari Jakarta ke Bali dengan menggunakan mobil konvensional biaya BBM yang perlu dikeluarkan mencapai Rp 1,1 juta.

Angka itu jauh lebih mahal dibandingkan dengan mobil listrik yang hanya cukup mengeluarkan ratusan ribu.

Baca juga: Menteri Budi Karya Sekarang Pakai Mobil Listrik Hyundai Ioniq dengan Harga 660 Jutaan

Baca juga: Mobil Listrik Nissan Ariya Meluncur 15 Juli 2020, Adopsi Teknologi Nissan GT-R

"Dari Jakarta ke Bali, kalau biaya BBM untuk mobil mencapai Rp 1,1 juta, dengan mobil listrik hanya Rp 200.000," ujar Erick dikutip dalam postingan intagram resminya, Minggu (3/1/2021).

Hal tersebut berdasarkan pengalamannya mencoba mengendarai mobil listrik dan mengecek stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station) di Bali pada Sabtu (2/1/2021) kemarin.

Erick mengatakan, mobil listrik memang memiliki banyak manfaat, salah satunya membuat biaya perjalanan jauh lebih murah.

Baca juga: Cerita Ismed Sofyan dan Andritany Ardhiyasa Camping di Buktif Golf Cibodas, Bunuh Kebosanan

Baca juga: Bursa Transfer Pemain Eropa Dimulai, MU Amankan Amad Diallo, Inter Pinjamkan Radja Nainggolan

Di sisi lain, mobil listrik turut menjaga lingkungan karena emisi yang dihasilkan sangat rendah.

Oleh sebab itu, kata dia, seiring dengan perkembangan teknologi, maka Indonesia harus siap untuk menjadi pemain utama di industri mobil listrik.

"Bagi saya mobil listrik adalah salah satu ikhtiar kita dalam mencintai bumi," ucap Erick.

Uji Coba

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved