Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

TAK Hanya Koda Bar di Jalan Jenderal Sudirman, Polisi-Satpol PP Juga Segel D'Bunker Bar di Melawai

Tak hanya Koda Bar di Jalan Jenderal Sudirman, Polisi-Satpol PP juga segel D'Bunker Bar di Jalan Raya Melawai, Kebayoran Baru, semalam.

Warta Kota/Banu Adikara
Tak hanya Koda Bar di Jalan Jenderal Sudirman, Polisi-Satpol PP juga segel D'Bunker Bar di Jalan Raya Melawai, Kebayoran Baru, semalam. Foto ilustrasi: Karoke milik Syahrini disegel. 

WARTAKOTALIVE.COM, MELAWAI - Tak hanya Koda Bar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Polisi-Satpol PP juga segel D'Bunker Bar di Jalan Raya Melawai, Kebayoran Baru, semalam.

Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Satpol PP DKI Jakarta menyegel D'Bunker Bar di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, lantaran kedapatan melanggar sejumlah protokol kesehatan saat malam Tahun Baru 2021.

"D'Bunker di Jalan Melawai ini yang fatal betul, kerumunannya sudah cukup banyak dan tidak pakai masker, tidak jaga jarak," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa usai razia protokol kesehatan di D'Bunker Bar, Jumat dini hari.

Mukti juga mengatakan D'Bunker Bar telah menyalahi peraturan Pemprov DKI Jakarta mengenai jam buka cafe, restoran dan bar yang dibatasi hingga pukul 19.00 WIB.

"Waktunya sudah lewat seharusnya pukul 19.00 malam tutup. Kafe-kafe lain sudah tutup semua, ini artinya melawan petugas ya," katanya.

Terkait hal itu, Mukti mengatakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya akan memberikan rekomendasi kepada Satpol PP DKI Jakarta untuk mencabut izin D'Bunker Bar.

Petugas Satpol kemudian menyegel tempat tersebut dan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga memasang garis polisi di D'Bunker Bar.

"Ini saya police line dan akan disegel dan saya buat rekomendasi kepada Pol PP untuk dicabut izinnya. Ini melanggarnya terlalu, di sini ada 20 lebih berkerumun tapi lengkap (pelanggarannya) tidak pakai masker, tidak jaga jarak," ujarnya.

Mukti mengatakan pihak pengelola bar mengaku tidak mengetahui peraturan gubernur soal pembatasan jam operasional kafe, bar dan restoran. "Alasannya tidak tahu edaran gubernur, padahal edaran sudah lama, kita juga sudah banyak sosialisasi, juga dengan pengusaha sudah dibicarakan semua," katanya.

Usai melakukan penyegelan, petugas gabungan kemudian membawa seluruh pengunjung beserta staf bar ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan tes usap.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved