Jelang Malam Tahun Baru, Kawasan KBT Dijaga Ketat Warga Tak Boleh Berkerumun

Sejumlah petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP ditempatkan dibeberapa titik-titik BKT yang berpotensi terjadinya kerumunan.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Suasana kawasan BKT Jakarta Timur jelang malam tahun baru dilakukan penjagaan ketat antisipasi kerumunan. 

WARTAKOTALIVE.COM,DUREN SAWIT - Kawasan Kanal Banjir Timur (BKT) Jakarta Timur menjadi salah satu kawasan bebas dari kerumunan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di malam tahun baru 2021.

Pantauan Wartakotalive.com sejumlah petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP ditempatkan dibeberapa titik-titik BKT yang berpotensi terjadinya kerumunan.

Terpantau dengan adanya malam bebas kerumunan di malam tahun baru ini, juga terlihat kawasan BKT nampak sepi dan steril dari warga yang berkumpul, bahkan tak terlihat adanya para pedagang kaki lima.

Baca juga: Baru Dilarang oleh Pemerintah, FPI Ganti Nama jadi Front Persatuan Islam, Deklarasi di Jakarta

Baca juga: Polisi yang Bunuh Diri, Tembak Anak dan Istri di Depok Dikenal Tetangga Sosok Pendiam dan Kreatif

Baca juga: Ternyata Pria Berinisial MYD di Video Syur, Seorang Pengusaha dan Kerap Bekerjasama dengan Gisel

Padahal biasanya ketika hari liburan kawasan BKT ini dimanfaatkan warga sebagai ruang interaksi, tak hanya itu banyak para pedagang yang juga menjajakan makanan di kawasan tersebut.

Selain itu sepinya kawasan BKT ini juga disebabkan karena cuaca Jakarta yang hingga malam ini hujan ringan.

Sehingga beberapa warga mengurungkan niatnya untuk keluar.

Kasatpol PP Kelurahan Utan Kayu Utara, Mataraman, Bowo Hindarto yang turut serta menjaga kawasan BKT tersebut mengaku saat ini, kawasan BKT telah steril.

"Sesuai dengan arahan pak Walikota tadi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 perlu pengamanan khusus objek yang berpotensi kerumunan salahnya kawasan BKT Jakarta Timur," kata Bowo Hindarto, Kamis (31/12/2020).

Selain itu, dikatakan Bowo meski ada beberapa warga yang sempat mendatangi BKT untuk berkumpul, mereka langsung menghalau dan membubarkan, hal ini sesuai dengan arahan Walikota Jakarta Timur.

"Tadi sempat ada beberapa yang mencoba datang. Tapi langsung kita himbau untuk kembali ke rumah dan merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga," ujarnya.

Terpisah sebelumnya Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan dari 23 titik rawan kerumunan di 10 Kecamatan, hanya KBT saja yang dilakukan penutupan.

"Hasil rapat kemarin di Polda Metro hanya KBT (ditutup). Karena dilihat sangat mengkhawatirkan, pedagangnya, kerumunan, termasuk pembeli dan sebagainya," kata Anwar.

Kerumunan yang dimaksud mencakup wilayah Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Duren Sawit, lokasi ratusan pedagang kaki lima berjualan.

Baca juga: Viral Penjual Surat Tes PCR Palsu 1 Jam jadi, Bebas Pilih Tanggal, Kepergok Dr Tirta Langsung Ngamuk

Baca juga: Risma Blusukan, Warga Kolong Tol Penjaringan Dijanjikan Relokasi ke Tempat Layak Seperti di Surabaya

Baca juga: Pihak Pelapor Minta Gisel Berikan Hak Asuh Anak Pada Gading Marten

Rawannya kerumunan di KBT membuat apel pengamanan malam tahun baru 2021 tingkat Kota Jakarta Timur digelar di Pintu Air Malaka Sari aliran KBT.

"Tempat ini rawan sekali terjadinya masyarakat berkumpul dan banyak pedagang. Tentunya pedagang ditutup total, jumlah personel 750 orang kurang lebih. Dari TNI-Polri, termasuk dari sipilnya," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved