Breaking News:

Berita Ekonomi

Di Tengah Pandemi Covid-19, Aren dan Kopi Lombok Barat Siap Masuk Pasar Dunia

Selain penguatan UKM, Lombok Barat juga terus berupaya menggerakkan perekonomian berbasis pariwisata dan industri kreatif.

Kompas.com/Karnia Septia K
Kemasan Kopi Raja Lombok dari Dusun Prabe, Lombok Barat, NTB. 

Di tengah perlambatan itu, Lombok Barat memanfaatkan situasi pasar lesu untuk penataan internal pelaku UKM.

"Kami mendata pelaku UKM dan menyiapkan kemampuan mereka menjangkau pasar luar Lombok," kata dia.

Pemkab Lombok Barat mendapatkan sejumlah UKM yang siap menembus pasar ekspor.

UKM-UKM itu antara lain mengolah kopi dan aren.

Pasar semua komoditas itu paling berpeluang berkembang.

Gula aren diolah untuk konsumsi terkait gaya hidup sehat.

Baca juga: Bertemu secara Virtual, Pegiat Usaha Kopi Terdampak Pandemi Covid-19 Cari Solusi

"Karena alasan kesehatan, semakin banyak orang memilih gula aren dibandingkan gula tebu. Kami memanfaatkan tren ini untuk mendorong penguatan UKM di Lombok Barat," kata Fauzan.

Selain penguatan UKM itu, Lombok Barat juga terus berupaya menggerakkan perekonomian berbasis pariwisata dan industri kreatif.

Meski sampai saat ini pariwisata masih sangat jauh di bawah kapasitas, Lombok Barat tetap optimistis sektor itu akan pulih dengan adaptasi kebiasaan baru.

Kini, penginapan dan kedai makan-minum di Lombok Barat terus mengampanyekan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Penerapan itu untuk menjadikan penginapan dan kedai makan-minum sebagai tempat yang aman serta rendah risiko penularan Covid-19.

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved