5 Kasus Kriminal Terbesar di Kota Bekasi Sepanjang Tahun 2020,Pria Mutilasi PSK hingga Mutilasi PMKS

Beberapa di antaranya menjadi buah bibir masyarakat karena kasusnya yang begitu unik atau bahkan sadis.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
National Geographic
Ilustrasi pembunuhan. 

Namun, RH tak mengindahkan peringatan para sekuriti sehingga mereka naik pitam.

Usai manggung, korban ditarik keluar kafe dan dikeroyok. Ia mengalami luka lebam di bagian wajah.

"Sebanyak 5 pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami kenakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan," tuturnya.

4. Seorang Manusia Silver Memutilasi Predator PMKS

Seorang pemuda berinisial AYJ (17) memutilasi pria berinisial DS (24) yang belakangan diketahui merupakan seorang predator pencabulan anak-anak di bawah umur, khususnya para PMKS.

Kasus itu terkuak saat warga menemukan 2 potongan tubuh korban di tempat terpisah, bagian torso di Jalan KH Noer Ali dan bagian tangan kiri di Kayuringin, pada Senin (7/12/2020) lalu.

Pada Rabu (9/12/2020), Unit Resmob Polda Metro Jaya menangkan AYJ di kawasan Jakasampurna, Bekasi Barat. Di sana, ia mengakui perbuatannya yang telah memutilasi DS menjadi 5 bagian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan motif pembunuhan didasari karena pelaku kesal kerap dipaksa melakukan hubungan sesama jenis tanpa bayaran.

"Pengakuan korban sudah lebih dari 50 kali dilakukan asusila. Awalnya sekali ditiduri, dibayar Rp 100.000. Setelah itu mulai berkurang dan bahkan tidak dibayar. Korban kemudian sakit hati," ucap Yusri.

Selain itu, belakangan diketahui bahwa DS juga memaksa teman-teman AYJ, yang juga merupakan PMKS, untuk memenuhi nafsu birahinya.

5. Seorang Remaja Tewas Ditangan Geng Akatsuki Di Bekasi Utara

Seorang remaja berinisial APP (16) tewas dibegal sekelompok pemuda di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Senin (21/12/2020) lalu.

Sebanyak 7 dari 8 orang tersangka yang mengaku beradal dari Geng Akatsuki 2018 telah diamankan Polres Metro Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Widjonarko menjelaskan para pelaku awalnya berniat melakukan tawuran, namun saat konvoi, mereka tak menemukan lawannya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved