Ligue 1

Sebanyak 150 Tamu Hadiri Pesta Mewah di Rumah Neymar

Meski dikecam, Neymar tetap menggelar pesta pergantian tahun di rumahnya, di Brasil. Pesta itu digelar selama lima hari dan dihadiri 150 tamu.

Penulis: Merdi Iskandar | Editor: Merdi Iskandar
Istimewa
Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar Jr, sedang berpesta. Neymar akan menggelar pesta pergantian tahun di rumah mewahnya, di Brasil. Pesta tersebut berlangsung selama lima hari dan dihadiri 150 tamu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, akan menjadi tuan rumah pesta malam tahun baru untuk 150 orang di Brasil.

Pesta yang akan digelar Neymar itu dikecam, karena diselenggarakan di kala angka penularan Covid-19 di Brasil masih sangat tinggi.

Meski pandemi Covid-19 telah merenggut lebih dari 190.000 nyawa di Brasil, Neymar justru memilih mengadakan pesta di rumah mewahnya, di Mangaratiba, Rio de Janeiro, Brasil.

Seperti dilansir The Sun, di dalam rumah itu terdapat sebuah diskotek dengan dinding yang kedap suara.

Menurut beberapa sumber, pesta tahun baru yang digelar di kediaman Neymar akan berlangsung selama lima hari.

Agencia Fabrica, penyelenggara pesta tersebut, sebelumnya menampik klaim yang menyatakan ada sekitar 500 orang yang hadir di pesta yang digelar Neymar itu.

“Agencia Fabrica mengklarifikasi bahwa pencipta dan produser acara malam tahun baru di wilayah Costa Verde, di negara bagian Rio de Janeiro, akan mengundang sekitar 150 orang,“ demikian diutarakan Agencia Fabrica.

Agencia Fabrica menyatakan bakal mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat, demi mencegah penyebaran Covid-19 di pesta milik pesepak bola termahal di dunia itu.

“Acara akan berlangsung sesuai dengan standar kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah. Perusahaan juga mengklarifikasi bahwa acara pribadi, dengan akses eksklusif untuk tamu dan tanpa penjualan tiket, terjadi atas izin dari badan yang kompeten yang diperlukan untuk merealisasikannya,“ kata Agencia Fabrica.

Meski begitu, ide Neymar menggelar pesta di tengah pandemi Covid-19 tetap dapat kecaman dari beberapa pihak, salah satunya dari pengacara hak asasi manusia di Brasil, Augusto de Arruda Botelho.

Menurut Botelho, tindakan Neymar itu sangat bodoh.

“Trofi idiot hari ini jatuh ke tangan Neymar dengan pesta lima harinya,” tulis Botelho di Twitter.

Brasil merupakan salah satu negara yang mengalami dampak paling parah akibat pandemi Covid-19.

Brasil hanya lebih baik dari Amerika Serikat dalam hal kematian akibat Covid-19.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved