Breaking News:

Pencurian

Pencari Suaka Politik Asal Afganistan Jadi Penadah Kasus Pencurian Laptop di Bandara Soetta

Sat Reskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) menangkap tiga pelaku pencurian laptop milik korban bernama Mohammad Arif Rochman (41). 

Warta Kota/Rizki Amana
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho saat menunjukan barang laptop yang diterima penadah ZR dari pelaku ZN dan Li di Mapolresta Bandara Soetta. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sat Reskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) menangkap tiga pelaku pencurian laptop milik korban bernama Mohammad Arif Rochman (41). 

Pihak Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho mengatakan ketiga tersangka itu masing-masing memiliki nama ZN (28), Li (29), dan ZR (26).

Dari ketiga tersangka itu satu diantaranya yakni ZR (26) yang berstatus sebagai Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan yang sedang mencari suaka politik di Indonesia. 

"Fakta kedua ZR adalah warga negara asing Afganistan. Status yang bersangkutan sebagai pencari suaka atau status pencari suaka," kata Alex saat merilis kasus tersebut di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (30/12/2020).

Alex menuturkan dari ketiga tersangka itu masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam aksi pencurian tersebut. 

Pada pelaku ZN berperan sebagai pemetik laptop yang Tertinggal di Gate 17 Terminal 3 Keberangkatan Bandara Soetta. 

Sementara, pelaku LI berperan sebagai penjual  laptop melalui media sosial (medsos) Facebook. 

Sementara, pelaku WNA berperan sebagai penadah dari barang yang dicuri oleh ZN. 

"Artinya WNA ini penadahnya. Jadi tersangka 1 meminta tolong tersangka 2 menjualkan barang sejumlah Rp 8 juta rupiah dan berhasil dijual.

"Tersangka 3 sudah berniat menjual laptop seharga dua kali lipat diperolehnya, tersangka tiga berniat menjual 18 juta," jelas Alex. 

"Dengan cara membeli kardus bekas laptop sebesar Rp 18 ribu untuk mendukung di FB-nya ini adalah laptop saya hampir dalam keadaan brand new di pasaran Rp 25 sampai Rp 26 juta silakan dibeli Rp 16 juta.

"Itulah yang menyebabkan tersangka tiga ditetapkan sebagai tersangka atas penadahan atas pemanfaatan barang hasil kejahatan," lanjutnya. 

Adapun atas perbuatannya ketiga tersangka dikenakan Pasal 362 dan 372 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (m23) 

Penulis: Rizki Amana
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved