PSBB Jakarta

Anies Serukan Prokes 3M, Warga Jakarta Pusat Harus di Rumah Saja Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Anies Baswedan serukan taati prokes 3M, warga Jakarta Pusat harus di rumah saja selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi membuat seruan agar warga Jakarta Pusat di rumah saja selama natal dan tahun baru 2021, Senin (28/12/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, warga Jakarta Pusat diimbau tetap berada di rumah. Pandemi Covid-19 masih mengancam masyarakat Jakarta.

Hal itu diutarakan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi. Dalam keterangan videonya, Irwandi meminta warga menaati seruan Gubernur Nomo 17 Tahun 2020.

Di mana dalam seruan itu, diatur tentang tentang pengendalian kegiatan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 pada massa libur hari raya natal dan tahun baru 2021.

Video: Kembali Dibuka untuk Umum, Pengunjung Padati Kawasan Ancol

"Jadi saya ingatkan beberapa hal. Pertama, prioritaskan tetap di rumah saja, keluar rumah hanya untuk keperluan yang mendesak. Dan pastikan selalu terapkan prokes 3 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan)," ujar Irwandi dalam keterangan video Senin (28/12/2020).

Warga Jakarta Pusat juga diimbau selalu hindari kerumunan di mana pun.

Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Jakarta: Kian Memburuk, Berikut Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Tertinggi

Baca juga: Update Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 28 Desember 2020: Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan pada Siang

Selain warga, pusat perbelanjaan mall, rumah makan, dan lain-lain diwajibkan menetapkan batasan operasional paling lama sampai pukul 21.00 WIB.

Kapasitas pengunjung mall dan rumah makan juga tidak boleh lebih dari 50 persen.

"Pandemi ini masih sangat mengancam, jangan lengah, kita lakukan apa yang bisa dilakukan untuk kebaikan bersama semoga Tuhan lindungi kita semua," tandas Irwandi.

Diketahui sebelumnya Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur No 64 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pengendalian, serta Seruan Gubernur No 17 Tahun 2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat.

Baca juga: Ulang Tahun Pertama Kiano Tiger Wong Dirayakan dengan Mewah, Luna Maya Sampai Terkagum-kagum

Instruksi dan seruan ini diterbitkan gubernur dalam rangka mengendalikan mobilitas serta kegiatan masyarakat, sekaligus langkah antisipasi munculnya klaster liburan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal serta Tahun Baru 2021.

Dikutip dari https://ppid.jakarta.go.id/, Gubernur Anies mengatakan, Ingub dan Sergub ini merupakan langkah antisipasi ekstra dari Pemprov DKI menghadapi musim liburan yang berpotensi terjadinya paparan virus Covid-19.

Sehingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi yang masih berlaku akan diperkuat dengan adanya Ingub dan Sergub tersebut.

"Bahwa perangkat hukum kita berupa Pergub (yang mengatur PSBB) tidak perlu ada perubahan, yang dilakukan tambahan adalah Seruan Gubernur, Instruksi Gubernur, dan SK Kepala Dinas yang relevan karena secara garis besar kita berhadapan dengan musim liburan sesungguhnya memasuki akhir tahun ini," kata Gubernur Anies dalam rapat koordinasi dengan berbagai SKPD, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: UPDATE Kasus Asusila di RSD Wisma Atlet, Pasien Penyebar Chat Mesum Berpotensi Jadi Tersangka

Anies menambahkan, meskipun dalam Ingub dan Sergub mengatur terkait kegiatan usaha, seperti contohnya pada poin 1b dan 1c Sergub 17 tahun 2020, namun semangat yang ingin diimplikasikan adalah pengendalian kegiatan yang sifatnya sosial dan keluarga.

Sebab, Jakarta sendiri sempat mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 pada klaster keluarga akibat libur panjang pada periode Oktober dan November lalu. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved