Liga 1
Persebaya Store Last Call Event 2020 Digelar dengan Aturan Protokol Kesehatan
Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan jaga jarak, agar tidak menambah jumlah penderita virus corona (Covid-19) di Tanah Air.
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, SURABAYA - Masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan jaga jarak, agar tidak menambah jumlah penderita virus corona (Covid-19) di Tanah Air.
Protokol kesehatan juga dilakukan dalam penyelenggaraan Persebaya Store Last Call Event 2020.
Persebaya Store (PS). Event Last Call yang rutin diadakan Persebaya Store setiap tahun itu digelar dengan beberapa mekanisme baru.
Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi wabah Covid-19 yang sedang merebak saat ini.
Last Call Persebaya Store tahun ini menggunakan format baru.
Pendaftaran pengunjung via online diberlakukan.
Jika sebelumnya pengunjung langsung datang ke lokasi dan mengambil nomor antrean, kini semua harus mendaftarkan diri terlebih dahulu lewat link yang telah disediakan.
Setelah itu, calon pengunjung mendapatkan nomor antrian serta jadwal kunjungan.
Cara ini terbukti ampuh mengurangi kerumunan.
Selain itu, manajemen Persebaya Store menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.
Terdapat pembatasan pengunjung dan durasi tiap sesi.
Bonek Bonita yang akan berbelanja juga diwajibkan untuk mengenakan masker serta mencuci tangan sebelum memasuki area toko.
Manajemen Persebaya Store juga menyediakan petugas untuk mengukur suhu tubuh pengunjung.
"Tahun ini Last Call 2020 diadadakan di Persebaya Store Komplek, tanggal 26-31 Desember 2020," kata Senior Manager Persebaya Store, Arizal Perdana, dikutip dari situs resmi Persebaya.
"Promo untuk Last Call 2020, Diskon 50% + 10% All Items. Yang berbeda untuk tahun ini, jelas adalah lebih ketatnya secara prosedur. Terutama, untuk penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 ini," ujar Arizal.
"Tahun ini, kami juga berinovasi. Untuk antrean juga dilakukan online, tujuannya untuk meminimalkan kerumunan. Konsumen juga tinggal datang sesuai jadwal antrean," terang Arizal.
Tidak hanya di luar toko, protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat saat pengunjung berbelanja di dalam toko.
Terpantau di hari pertama penyelanggaraan, Last Call berjalan sangat baik.
Pengunjung yang ingin memborong official merchandise Persebaya semua tampak tertib.
Kondisi ini disyukuri pria lulusan ITS tersebut.
"Dengan adanya sistem ini, kami selaku panitia sangat salut dengan Bonek, karena menaati seluruh aturan yang kami berikan. Last Call berjalan sangat tertib. Konsumen pun juga nyaman dan tenang ketika belanja," tutur Arizal.
Rama Setya, warga Wiyung Surabaya, bersyukur dengan sistem baru.
Menurutnya, tahun ini lebih rapi.
Tidak terlihat penumpukan massa berlebihan seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Saya selalu datang dari Last Call 2018, 2019 sampai 2020. Bahkan, yang tahun lalu sampai chaos dan saya sempat ikut kerumunan tahun lalu. Tetapi tahun ini aman. Jadi, jangan khawatir buat yang mau ke sini. Apalagi, di sini 3M protokol kesehatannya diterapkan," terangnya.
Hal senada dikataan Alpy Aris Daulenda.
Pria asal Surabaya tersebut memuji sistem antrian yang baru.
Baginya sistem ini memberikan rasa aman bagi konsumen PS yang ingin berbelanja.
"Untuk tahun ini, sistemnya lebih bagus, karena lebih tertata dan tidak membludak. Jadi, lebih aman. Masukannya mungkin timingnya kurang lama, hanya 30 menit. Jadi customer seperti buru-buru belanjanya," ujar Alpy.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/persebaya-store-last-call-event-2020.jpg)