Breaking News:

Timnas

PD Dunia U-20 2021 Batal, PSSI Siap Bahas Anggaran Bersama Kemenpora

FIFA telah mengumumkan pembatalan Piala Dunia U-20 yang semula dijadwalkan bergulir di Indonesia pada Mei 2021.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi memastikan Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 ditunda selama 2020 ini hasil dari rapat Exco PSSI 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - FIFA telah mengumumkan pembatalan Piala Dunia U-20 yang semula dijadwalkan bergulir di Indonesia pada Mei 2021.

Keputusan tersebut pun membuat pemerintah dan PSSI memutar otak, guna menentukan langkah selanjutnya.

Pasalnya, sejumlah anggaran sudah digunakan baik untuk persiapan Timnas maupun renovasi venue.

Khusus untuk persiapan Timnas Indonesia U-19 di mana PSSI yang menjadi penanggung jawabnya, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa dirinya bakal berkoordinasi dengan Kemenpora terkait anggaran.

Menurut Yunus, PSSI siap melakukan persiapan Timnas U-19, meski seandainya anggaran yang bersumber dari APBN untuk persiapan dihentikan oleh pemerintah.

“Oh iya siap (anggaran APBN dihentikan-red). Itu jadi tanggung jawab PSSI untuk membina dan membiayai semua operasional Timnas baik, senior, U-23, U-19, U-16, dan women. Sebelumnya, PSSI  juga yang membiayai,” kata Yunus di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

“Alhamdulillah, kami dapat dukungan dari Kemenpora. Saya ditugaskan oleh Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) untuk koordinasi dengan Kemenpora untuk bahas tentang laporan pertanggungjawaban anggaran kemudian untuk anggaran selanjutnya,” tutur Yunus.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kemenpora sebelumnya telah memberikan anggaran kepada PSSI untuk persiapan Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 2021 sebesar Rp 50,9 miliar.

Lebih lanjut, untuk membahas masalah tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah mengatakan pihaknya bersama PSSI dan Kementerian lain yang terlibat dalam persiapan Indonesia menjadi host Piala Dunia U-20 akan mengadakan rapat pada pekan depan.

Pembahasan pada rapat nanti, di antaranya penjelasan lengkap tentang penundaan event tersebut, up-date dan kelanjutan renovasi sejumlah stadion dan lapangan latihan serta up-date dan kelanjutan pembinaan Timnas yang sudah dipersiapkan.

"Saya telah melaporkan keputusan FIFA tersebut kepada Menko PMK. Langkah terdekat yang segera akan dilakukan adalah mengadakan rapat koordinasi pada awal pekan depan yang akan dipimpin langsung oleh Menko PMK dan akan mengundang semua pihak terkait, baik unsur pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta PSSI,” jelas Zainudin.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved