Pandemi Virus Corona

Pandemi Covid-19 Mengganas, Polda Metro Jaya Bangun 144 Kampung Tangguh

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan Polda Metro Jaya sangat aktif turut serta mengatasi pandemi Covid-19.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran didampingi Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat dan Kabid Humas PMJ Kombes Yusri, di Mapolda Metro Jaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan Polda Metro Jaya sangat aktif turut serta mengatasi pandemi Covid-19 di wilayah hukumnya sepanjang 2020 selain mengatasi banyaknya kasus kejahatan.

"Polda Metro Jaya berupaya melakukan langkah-langkah terobosan kreatif lainnya guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya, di masa pandemi Covid-19," kata Fadil saat jumpa pers akhir tahun 2020 di Mapolda Metro Jaya, akhir pekan ini.

Sejumlah langkah terobosan itu, kata dia, adalah antara lain:

1. Menggelar Bakti Sosial dan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, baik bantuan yang berasal dari donatur masyarakat maupun bantuan dari Pemerintah Pusat dan Daerah serta Mabes Polri.

2. Membentuk Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Di Tingkat Polda dan Polres. "Tim dibentuk selain akibat keterbatasan tenaga kesehatan khususnya personel pemulasaran dalam menangani jenazah Covid-19, juga untuk mengantisipasi fenomena pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan (pdp) covid-19 oleh keluarga dan penolakan pemakaman pasien Covid-19 oleh warga," kata Fadil.

Tim ini katanya guna mendukung pemerintah memutus rantai penyebaran corona virus disease (Covid-19). 

3. Dalam mengantisipasi situasi yang berdampak pada aksi kriminalitas di masa pandemi Covid-19, Polda Metro jaya melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dalam rangka cipta kondisi dengan sasaran memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) yaitu sosialisasi menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3m (memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan). 

4. Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemda DKI Jakarta meluncurkan Tim Pemburu Covid-19 . tim ini akan bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang terdiri dari 30 personel tiap wilayah.

"Tim ini bergerak secara umum dan akan melibatkan TNI serta Satpol PP, dengan sasaran bukan hanya penderita tapi juga pelanggar Covid-19 akan ditindak," katanya.

5. Membentuk Kampung Tangguh Jaya dalam rangka membantu perekonomian masyarakat terdampak Covid-19. Sampai saat ini ada 144 Kampung Tangguh di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pembentukan Kampung Tangguh Jaya ini, selain untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat menghadapi Pandemi Covid-19, yang muaranya tercipta kesadaran terhadap keamanan dan ketertiban di masyarakat," ujarnya.

Kampung Tangguh Jaya pertama kali dilaunching oleh pihaknya kata Fadil di Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada 11 Desember 2020.

"Sebagai Kampung Tangguh Jaya Pertama di Ibukota yang disusul dengan kampung tangguh lainnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved