Jalan Rusak
Pengendara Senang Jalan Ciater Raya di Serpong Kembali Mulus setelah Diperbaiki Pemkot Tangsel
Para pengendara kini tak perlu khawatir lagi saat melintas di Jalan Ciater Raya, Serpong, Tangsel, sebab kondisi jalan sudah mulus.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Para pengendara kini tak perlu khawatir lagi saat melintas di Jalan Ciater Raya, Serpong, Tangsel, sebab kondisi jalan sudah mulus.
Jalan Ciater Raya akhirnya kembali diaspal, setelah sebelumnya sempat memakan sejumlah korban kecelakaan.
Pada awal Desember 2020, Jalan yang menghubungkan Bundaran Maruga, Ciputat, dengan BSD Serpong itu diaspal.
Namun, hanya beberapa hari jalan yang awalnya sudah rapi dengan aspal hitamnya, rusak kembali. Jalan menjadi berpasir dan licin bagi pengendara, utamanya pengendara motor.
Bahkan sejumlah saksi menuturkan bahwa dalam sehari bisa terjadi tiga kali kecelakaan motor karena licinnya jalan.
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, sempat angkat bicara bahwa penyebab pengaspalan yang cepat rusak itu lantaran waktu eksekusi pengerjaan yang salah.
Perbaikan jalan itu dikerjakan saat musim hujan. Aspal yang baru langsung rusak akibat disiram hujan, ditambah banyaknya truk besar yang melintas. Kini, Jalan Ciater Raya kembali dilapisi aspal.
Berdasarkan pantauan, Sabtu (26/12/2020), beberapa bagian jalan yang rusak sudah mulus kembali. Pasir di jalan akibat rontoknya aspal tidak terlihat lagi.
Dalam keterangan resminya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tangsel, Aries Kurniawan, memastikan bahwa proyek pengaspalan Jalan Ciater Raya masih menjadi tanggung jawab pihak pelaksana, dalam hal ini PT Agya Karunia Abadi (AKA).
Ia menambahkan, DPU Tangsel juga pada awal Desember lalu telah mengeluarkan surat teguran kepada PT AKA untuk segera melakukan perbaikan jalan.
"Kita sudah keluarkan surat teguran kepada pelaksana. Dan pelaksana melalui surat pernyataan yang ditandatanganinya siap bertanggungjawab untuk segera melakukan perbaikan," kata Aries.
Menurut Aries, sesuai ketentuan, pihak pelaksana masih bertanggungjawab atas paket pekerjaan yang dikerjakannya sampai dengan akhir Desember ini, ditambah enam bulan ke depan masa perawatan.
"Pekerjaan selesai pada akhir Desember. Ini masih menjadi tanggungjawab PT Agya Karunia Abadi selaku pelaksana. Setelah itu, masih ada jaminan perawatan selama enam bulan ke depan," ujarnya.
Aries menambahkan bahwa intensitas hujan hang tinggi merupakan penyebab rusaknya aspal yang terbuat dari campuran bahan panas itu.
"Untuk saat ini, pelaksana (PT AKA) melakukan pembersihan pasir dan kerikil di Jalan Ciater. Untuk perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan kondisi cuaca yang memungkinkan dilakukannya pengerjaan," katanya.
Perbaikan kembali Jalan Ciater Raya ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir Desember 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jalan-ciater-beres.jpg)