VIDEO Polda Metro Jaya Menaikkan Kasus Kerumunan di Aksi Demo 1812 ke Tingkat Penyidikan

Menurutnya dengan naiknya ke tingkat penyidikan maka dipastikan ada dugaan telah terjadi tindak pidana berupa kerumunan saat aksi 1812.

Editor: Murtopo
Warta Kota/Desy Selviany
Polisi meringkus sejumlah pendemo aksi massa 1812 di sekitaran Jalan MH Thamrin. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya telah menaikkan kasus kerumunan di aksi demonstrasi 1812 yang digelar di Jakarta ke tingkat penyidikan.

Untuk itu, penyidik tengah mempersiapkan untuk memanggil penanggungjawab aksi serta panitia yang diperkirakan berjumlah 9 orang untuk diperiksa sebagai saksi.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/12/2020).

Kemudian Menurut Kombes Yusri Yunus saat ini penyidik tengah mengumpulkan alat bukti.

"Seperti bukti petunjuk, kemudian juga video-video di medsos dan bukti lain, juga kemungkinan beberapa keterangan ahli yang kita butuhkan di sini. Ini rencana ke depan," ujarnya.

Menurutnya dengan naiknya ke tingkat penyidikan maka dipastikan ada dugaan telah terjadi tindak pidana berupa kerumunan saat aksi 1812.

Baca juga: VIDEO Polda Metro Jaya Akan Panggil Penanggung Jawab dan Panitia Aksi 1812

Karenanya Yusri juga mengatakan sejak awal pihaknya tidak mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP) atas aksi tersebut.

Lebih lanjut tindakan kepolisian saat itu menurut Yusri adalah menggelar Operasi Kemanusiaan.

Yakni berupa 3T yakni testing, tracing dan treatment kepada kelompok-kelompok yang akan berangkat aksi.

Baca juga: 9 Penanggung Jawab dan Panitia Aksi 1812 Segera Dipanggil Polisi, Statusnya Masih Saksi

Namun saat melakukan Operasi Kemanusiaan itu, pihaknya mendapati peserta aksi yang melawan.

Sehingga dilakukan penegakan hukum dengan mengamankan mereka. Dimana kata Yusri ada 455 peserta aksi yang diamankan.

Dari 455 orang itu sebanyak tujuh perserta ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam 5 orang dan membawa narkoba 2 orang.

Baca juga: Buntut Aksi 1812: Polisi Tangkap 455 Orang, 7 Jadi Tersangka karena Bawa Senjata Tajam dan Narkoba 

Sementara itu 28 perserta aksi dikirim ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet karena reaktif Covid-19 usai ikuti uji rapid test antigen, Sedangkan sisanya 420 perserta aksi dikembalikan oleh polisi karena tidak memenuhi unsur pidana.

Saat itu kata Yusri ada 2 anggota kepolisian yang bertugas terkena sabetan senjata tajam oleh peserta aksi.

"Lukanya tidak terlalu parah dan saat ini sudah makin membaik. Sementara pelakunya melarikan diri dan masih kami kejar," ujarnya.

Videographer : Yulianto

Editor Video : Luttex

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved