Berita Bekasi

Wali Kota Bekasi Dorong DPRD Segera Paripurnakan Perda Penanggulangan Covid-19 sebelum Libur Nataru

Aturan yang dirumuskan pada peraturan wali kota (perwal) dinilai tak memiliki ketetapan hukum yang kuat dan rentan digugat masyarakat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Bekasi Timur, Senin (16/11/2020). Rencana digelarnya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Bekasi, masih menunggu persetujuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendorong DPRD Kota Bekasi melalui Pansus 12, untuk segera mengesahkan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mengenai penanggulangan Covid-19.

Pagi tadi, ia mengatakan telah melihat rumusan Perda AKB yang disampaikan langsung oleh Haeri Parani selaku Ketua Pansus 12.

"Kita berharap sama Ketua DPRD dan banmus untuk dibanmuskan dan mudah-mudahan besok sore bisa diikutkan (rapatkan). Kalau itu (perda) berjalan kita punya kekuatan hukum untuk melakukan law inforcement," kata Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Gawat, Ketersediaan Ruang ICU di RS Swasta dan RSUD di Kota Bekasi Tinggal Tersisa 9 Tempat Tidur

Rahmat mengakui, selama ini Pemkot Bekasi, dalam hal ini Satpol PP, acap kali kesulitan apabila hendak memberlakukan  sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan.

Aturan yang dirumuskan pada peraturan wali kota (perwal) dinilainya tak memiliki ketetapan hukum yang kuat dan rentan digugat masyarakat.

"Misalnya ada yang enggak pakai masker, bisa kita denda. Tapi kita ingatkan dulu, dari dulu kita persuasif terus. Nah sekarang perwal itu sudah diperdakan, kalau kemarin kan masih perwal. Jadi kita masih canggung untuk menggunakan law inforcement terhadap pasal, umpamanya denda, terus ada juga kurungan 6 bulan, kalau sekarang sudah diperdakan," ungkapnya.

Baca juga: Alih Fungsi Asrama Haji Bekasi Jadi RS Darurat Covid Kemungkinan Baru Januari 2021, Ini Penyebabnya

Ia berharap agara Perda AKB sesegera mungkin disahkan sebelum libur natal dan tahun baru 2021.

"Kita minta kalau bisa besok, atau sebelum akhir tahun ini. Saya yakin karena sudh selesai, kita sudah minta sama pimpinan DPRD untuk bisa sama-sama diikutkan dengan paripurna besok atau setelah libur Natal," tutur Rahmat. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved