Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Mengenal Komunitas Football Traveler, Hobi Bola Sekaligus Jalan-jalan

"Masuk grup, anggota dilarang jualan, berpolitik atau sara. Cukup hanya membahas sepak bola. Simpel sekali," tutur Bam.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Bam Sudiro, pendiri komunitas Football Traveler. 

WARTAKOTALIVE.COM,JAKARTA,- Dari banyaknya komunitas sepak bola di tanah air, nama Football Traveler cukup menyita perhatian.

Komunitas yang didirikan oleh Bam Sudiro pada 2 November 2017 lalu ini memberikan kesempatan kepada anggota untuk bermain bola sekaligus jalan-jalan. Sesuai dengan namanya, Football Traveler.

Perjalanan pertama tim ini adalah daerah Bandung, lalu ke wilayah lainnya di pulau Jawa, Bali hingga sampai ke Singapura dan Malaysia.

Uniknya, sebelum menjadi Football Traveler, tim ini hanyalah komunitas futsal yang bernama Sandros di tahun 2015 silam.

Tergiur dengan suasana di sepak bola, akhirnya tim ini pun berubah menjadi komunitas sepak bola.

Hanya saja, saat perjalanan ke luar negeri sembari traveling para pemain yang ikut justru di luar pemain Sandros.

"Sandros itu juga saya yang bentuk. Tapi karena kejadian itu, namanya saya ubah ke Football Traveler di tahun 2017," ucapnya kepada Warta Kota, Rabu (23/12/2020).

Saat merubah nama komunitas, Football Traveler mendapatkan sponsor, namun ada tantangan yang diterima oleh Bam dari pihak sponsornya sendiri. 

Sponsornya menginginkan ada selebrity atau public figur yang bermain untuk Football Traveler.

"Sponsor menyediakan fasilitas, dengan permintaan ada guest star dari artis. Akhirnya saya mengundang artis kala itu, dan Football Traveler menjadi buming 2017 lalu," kisah pria kelahiran Jakarta 14 September 1988 ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved