Breaking News:

Tempat Penampungan Puluhan TKI Ilegal di Pasar Rebo Digrebek

Badan Pelindungan Pekerja Imigran Imigrasi (BP2MI) menggerebek sebuah rumah di Jalan Rambutan, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
BP2MI gagalkan pengiriman puluhan calon TKI ilegal yang akan diberangkatkan dari tempat penampungan di Jalan Rambutan RT 04/RW 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAREBO - Badan Pelindungan Pekerja Imigran Imigrasi (BP2MI) menggerebek sebuah rumah di Jalan Rambutan RT 04/RW 10, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

Rumah dua lantai tersebut digrebek setelan dijadikan tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang akan diberangaktkan menuju Timur Tengah. 

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan penggerebekan pada Rabu (23/12/2020) itu dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi warga adanya tempat penampungan TKI ilegal.

Baca juga: Kejamnya Agen Penyalur TKI Ilegal, Sudah Meninggal pun Masih Diperas Via Keluarga, Minta Rp 32 Juta

"Di sini kita temukan 28 calon pekerja migran yang hampir diberangkatkan, ditambah 3 sudah diberangkatkan (ke Timur Tengah)" kata Benny di lokasi, Rabu (23/12/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mereka dibawa seorang perempuan bernama Azizah ke Jakarta karena dijanjikan bekerja jadi pembantu rumah tangga di Timur Tengah. 

"Padahal (pengiriman) pekerja rumah tangga untuk Timur Tengah sudah dihentikan oleh pemerintah dari tahun 2015. Artinya ini jelas pemberangkatan secara ilegal," katanya.

Baca juga: Polisi Ungkap Tidak Ada Pelanggaran di Penampungan TKI Ilegal Ciracas,Usaha PJTKI Ditutup Sejak Lama

28 TKI yang seluruhnya perempuan itu berasal dari daerah Jember, Malang, Banyuwangi, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka ditempatkan di rumah itu sejak beberapa waktu lalu. 

Selama berada di dalam rumah dua lantai itu, para calon TKI ilegal tersbeut ditempatkan di lebih dari lima kamar yang berukuran sekitar 2 x 3 meter.

Sementara itu setelah penggerebekan tersebut mereka dibawa ke RPTC (Rumah Perlindungan dan Trauma Center) milik Kementerian Sosial di daerah Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. 

Baca juga: Meski Rumah Kontrakan Diisi 16 Calon TKI, Polisi Tegaskan Penyewa Rumah Bukan Penyalur TKI Ilegal

“Di sana dilakukan pemeriksaan, pemberkasan, dan selanjutnya proses hukum,” ucapnya.

Adapun pada saat penggerebekan oleh BP2MI tersebut, Azizah yang bertindah sebagai penyalur tidak ada di tempat. Hanya petugas keamanan rumah saja yang berada di lokasi. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved