PO Bus Mengeluh, Gara-gara Harus Rapid Test Penumpang di Terminal Klari Karawang Takut Mudik

Edi menilai hal ini karena kebijakan mengenai permintaan untuk melakukan rapid test maupun swab test, ketika akan melakukan perjalanan keluar kota.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Warta Kota/Joko Supriyanto
Suasana di Terminal Klari, Karawang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru sekaligus libur panjang akhir tahun 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG --- Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari Terminal Klari, Karawang, mengalami kenaikan sebanyak 40 persen.

Kenaikan ini dipredikasi akan meningkat tepat di hari Kamis (24/12/2020) ini saat hari libur panjang dimulai. Untuk itu pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara ketat.

“Kalau kenaikan diperkirakan 40 persen per harinya dibandingkan pada saat libur Maulid Nabi beberapa waktu lalu,” kata Kasubag TU Terminal Klari, Karawang, Wartawan Setiawan, Rabu (23/12/2020).

Menurut Setiawan, kenaikan ini memang terbilang tidak begitu signifikan dibandingkan dengan tahun lalu, hal ini disebabkan karena tahun ini bertepatan dengan situasi pandemi covid-19.

Apalagi saat ini ada aturan batasan jumlah penumpang, terlebih saat ini masyarakat yang akan melakukan perjalanan keluar kota diwajibkan untuk membawa hasil rapid test ketika melakukan perjalanan mudik.

“Ya kalau dibandingkan tahun lalu pasti ada penurunan karena tahun lalu tidak dalam situasi pandemi, apalagi Terminal Klari ini baru aktif lagi di bulan Juli, setelah tutup karena pandemi,” katanya.

Sementara itu salah satu petugas PO bus di Terminal Klari, Edi (39) mengatakan justru jumlah penumpang saat libur Natal dan Tahun 2021 cenderung menurun.

Edi menilai hal ini karena kebijakan mengenai permintaan untuk melakukan rapid test maupun swab test, ketika akan melakukan perjalanan keluar kota.

“Kalau saya malah melihatnya turun kang. Ya karena mungkin harus apa itu yang test baru. Rapid antigen itu ya kalo ga salah, jadi buat masyarakat takut mudik,” katanya.

Edi pun berharap kondisi pandemi ini segera berakhir, sebab sejak bulan Juli 2020 ketika Terminal Klari dibuka kembali, jumlah penumpang yang naik dari Terminal Klari mulai ada kenaikan meski sedikit.

“Ya walau turun setidaknya lebih baik dari pada bulan-bulan lalu. Apalagi di sini cuma ada 17 PO bus ya, jadi ga semua bus itu masuk sini. Kebanyakan dari Cikampek,” ucapnya.

Sejumlah armada bus antar provinsi di Terminal Klari, Karawang pun dilakukan ramp check oleh petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Tak hanya melakukan ramp check kendaraan, beberapa pengemudi supir bus pun juga dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Dikatakan Setiawan, ramp check di Terminal Klari ini sudah sejak Senin (21/12/2020) lalu hingga Rabu (23/12/2020) hari ini.

“Tadi kita lakukan pengecekan mulai dari lampu, rem, ban kendaraan. Hasilnya ada beberapa yang perlu ditambahkan, tapi sejauh ini masih baik,” katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved