Berita Bekasi

Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Bekasi Mulai Dikenakan Sanksi Mulai Hari Ini

DPRD dan Pemkab Bekasi telah menetapkan Raperda tentang Sanksi Protokol Kesehatan Covid-19, Rabu (23/12/2020) dan berlaku mulai hari ini.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana tempat wisata Jembatan Cinta, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Selama masa liburan Natal dan Tahun Baru, tempat usaha hiburan dibatasi operasionalnya hingga pukul 19.00 WIB. 

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerbitkan Instruksi Wali Kota Bekasi Nomor: 452.1/1513/Setda.Kessos tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19 Di Masa Libur Hari Raya Natal 2020 Dan Tahun Baru 2021 di Kota Bekasi.

Dalam intsruksi tersebut Rahmat Effendi meminta setiap kepala dinas untuk melakukan upaya dalam penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Tedy Hafni mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pembatasan jam operasional tempat usaha.

Baca juga: Jalan Raya Cabangbungin Bekasi Retak, Bisa Mengundang Bahaya Pengendara Motor

Baca juga: 114 Pembudidaya Ikan Kecil di Kabupaten Bekasi Dapat Perlindungan Asuransi dari KKP

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru yakni 24-27 Desember dan 31 Desember-3 Januari 2021 mendatang diberlakukan pembatasan jam operasional tempat usaha hingga pukul 19.00 WIB.

"Sudah kita informasikan ke pelaku usaha beberapa hari yang lalu. Kita meminta mereka untuk mengikuti setiap ketentuan," kata Tedy saat dikonfirmasi, Rabu (23/12/2020).

Ada sanksi  bagi mereka yang melanggar, mulai dari teguran tertulis hingga penyegelan tempat usaha.

Pihaknya dalam hal ini akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Bekasi.

"Pasti ada sanksinya kan, di sini kan disebutkan kalau tidak mengikuti aturan yang ada, " kata Tedy.

Baca juga: Pemkab Bekasi Dorong Perusahaan Salurkan CSR Untuk Membangun Bekasi

Baca juga: Wali Kota Bekasi Dorong DPRD Segera Paripurnakan Perda Penanggulangan Covid-19 sebelum Libur Nataru

Menurut dia, jika tidak mematuhi aturan dan terdapat pelanggaran, maka Disparbud Kota Bekasi akan berkoordinasi denga Satpol PP Kota Bekasi.

"Pasti akan dilakukan tindakan, bertahap tindakannya dari mulai teguran dan sebagainya, selanjutnya," ucapnya.

Tedy berharap, masyarakat maupun pelaku usaha bisa sama-sama mematuhi aturan sehingga Satpol PP tak perlu sampai harus melakukan tindakan penyegelan tempat usaha.

Berikut isi instruksi wali kota khusus kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi:

Menetapkan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab, warung makan, rumah makan, kafe.

Serta restoran, bioskop dan tempat kawasan wisata selama masa libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan ketentuan: 

Menerapkan batasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 21.00 WIB.

Khusus pada 24-27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020-3 Januari 2021 batasan jam operasional paling lama pukul 19.00 WIB.

Khusus bioskop jadwal tayang terakhir pukul 19.00 WIB.

Serta membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50 persen dari total kapasitas.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved