Breaking News:

Liga 3

Suka Duka Pemilik Diklat Paku Jaya, Sulit Buat Tim Liga 3 Hingga Sasar Tarkam untuk Senior

Diklat Paku Jaya adalah wadah pembinaan sepak bola usia dini di Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Pemilik Diklat Paku, Agus Junaedi. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Diklat Paku Jaya adalah wadah pembinaan sepak bola usia dini di Kelurahan Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Tak berbeda dengan sekolah sepak bola, diklat ini membina peserta didik sejak usia enam hingga 16 tahun.

Agus Junaedi, selaku pemilik Diklat Paku Jaya pun bercerita bagaimana pengorbanannya dalam membentuk Diklat Paku Jaya, 16 tahun silam.

"Dulu stadion mini ini (Stadion Mini Paku Jaya) masih tanah merah dan sering dipakai untuk tes mengemudi. Saya yang berinisiatif untuk melarangnya, karena ini kami pakai untuk berlatih," kata Agus kepada Warta Kota.

"Ketika jadi ketua RT, saya mengusulkan ada pembangunan stadion mini lewat Musrenbang. Saya bersyukur ada anggota dewan yang menyampaikan usulan ini dan diterima," ujar Agus.

Lapangan sukses dibangun menjadi kabar gembira bagi Diklat Paku Jaya, karena ada lapangan bagus guna berlatih, dan siswa didik semakin bersemangat.

Hanya saja, ada suka ada pula dukanya.

Agus menjelaskan bahwa diirnya sering menerima kritikan dari orangtua siswa yang buah hatinya tak kunjung dimainkan.

"Kadang mereka bertanya kenapa putra mereka tidak bermain, padahal mereka bayar iuran," ujar Agus.

"Meski itu ruangnya pelatih, tetapi saya harus bisa meredakan ketegangan itu. Siswa pun harus bermain meski tidak lama dalam satu pertandingan," tambah pria punya siswa didik di atas 70-an orang itu.

Tak hanya soal keluhan siswa, Agus juga berpikir dua kali jika harus membentuk tim Liga 3.

Pasalnya, Diklat Paku Jaya itu tak cukup dana jika ikut kompetisi.

Lulusan yang dari diklat pun sering diarahkan untuk ikut seleksi PPLP atau Pro Elit.

Namun, bagi yang tidak bersahil, masih ada kesempatan untuk memperkuat tim tarkam Diklat Paku Jaya.

"Kami juga punya tim tarkam sejak 2007. Dan saat ini pun masih dikenal. Syukur-syukur, jika siswa kami nanti bisa jadi pesepak bola profesional. Namun jika tidak, masih bisa masuk ke senior di tim tarkam," papar Agus.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved