Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Rapid Test Antigen Jadi Syarat Keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, Bagaimana Terminal Bayangan?

Rapid test antigen jadi syarat keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, bagaimana dengan keberadaan terminal bayangan?

Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Rapid test antigen jadi syarat keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, bagaimana dengan keberadaan terminal bayangan? Foto ilustrasi: Bus menunggu penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Rapid test antigen jadi syarat keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, bagaimana dengan keberadaan terminal bayangan?

Hal itulah yang menjadi sorotan Perusahaan otobus (PO) di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

PO di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur mempertanyakan efektivitas hasil rapid test antigen jadi syarat keberangkatan penumpang.

Video: Calo Surat Hasil Rapid Test Menolak Disebut Suratnya Abal-abal 

Pengurus PO Sahabat di Terminal Pulo Gebang, Martahan Hutagaol mengatakan, pemberlakuan syarat tersebut menimbulkan celah di terminal bayangan.

Yakni lokasi keberangkatan bus ilegal di luar area terminal yang berada di pinggir jalan sehingga penumpang bisa mengakses bus tanpa perlu ke terminal.

Baca juga: Asrama Mako Brimob Kelapa Dua Depok Kebakaran dan 16 KK Terdampak, Begini Kronologinya

Baca juga: Wajib Diketahui ! 10 Aturan Pengetatan Perjalanan ke Luar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

"Tidak ada pengawasan di terminal bayangan. Percuma dibuat aturan ini kalau penumpang masih berangkat dari terminal bayangan," kata Martahan saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (20/12/2020).

Menurutnya terminal bayangan yang selalu disinggung setiap tahun, khususnya saat libur panjang jadi masalah yang belum berhasil diselesaikan pemerintah.

Terminal bayangan dinilai merugikan karena beda dengan PO resmi di terminal karena mereka tidak membayar retribusi ke pemerintah daerah.

"Apakah pemerintah lupa sama terminal bayangan? Kalau (syarat rapid test antigen) diterapkan di terminal AKAP (antar kota antar provinsi) tapi ada terminal bayangan percuma," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Jakarta: Pasien Sembuh Bertambah 1.892, Pertambahan Kasus Positif 1.592

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved