PSBB Jakarta

Anies Baswedan Minta Warganya Tetap di Rumah saat Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya tetap di berada rumah saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Youtube Wartakotalive.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya untuk tetap berada di rumah saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Foto dok: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada komunitas suporter klub sepak bola Persija Jakarta, The Jakmania. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warganya untuk tetap berada di rumah saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di klaster keluarga akibat libur tersebut.

Anies menekankan fokus Pemprov DKI pada perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi kali ini, adalah lebih kepada mengendalikan mobilitas penduduk yang memiliki potensi lonjakan kasus.

Video: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Calon Penumpang Mulai Penuhi Stasiun Senen

Terlebih mobilitas penduduk kembali ke Jakarta usai gelaran Pilkada serta periode ke depan, yakni libur akhir tahun.

Kasus di DKI Jakarta mulai 7 November 2020 memang ada kecenderungan meningkat, beberapa kasus diidentifikasi riwayat berpergian ke luar DKI Jakarta selama cuti bersama.

Baca juga: BREAKING NEWS: DKI Perpanjang PSBB Transisi hingga 3 Januari 2021 Antisipasi Libur Natal-Tahun Baru

Baca juga: UPDATE Prakiraan Cuaca Senin 21 Desember 2020: Jakarta Diperkirakan Hujan Disertai Angin Kencang

Bahkan data dari Facebook Data for Good, pada tanggal 8 Desember 2020 (1 hari sebelum pilkada) ada pergerakan penduduk dari dalam Jadebotabek ke luar Jadebotabek dan ini berimplikasi pada pergerakan kembali mereka ke Jabodetabek.

Hal itu juga dapat berlaku jika pada periode libur akhir tahun ini masyarakat tetap melakukan liburan dan berpotensi terjadi penularan.

"Mobilitas penduduk ini akan kami pantau dan dikendalikan agar tak terjadi penularan, baik orang dari luar ke Jakarta maupun sebaliknya, sehingga perlu bagi kita khususnya para keluarga di Jakarta untuk menahan diri tidak melakukan aktivitas liburan ke luar rumah, terlebih keluar dari Jakarta," kata Anies berdasarkan keterangan yang diterima pada Senin (21/12/2020).

Baca juga: Keluarga 6 Laskar FPI Bawa Bukti Adanya Pelanggaran HAM Berat Akan Datangi Komnas HAM Hari Ini

Menurutnya, imbauan untuk tak berlibur keluar rumah, khususnya bagi para keluarga didasari oleh klaster yang saat ini mendominasi kasus positif Covid-19.

Di mana klaster keluarga dan perkantoran masih menjadi dua klaster terbesar yang menyumbang penambahan kasus Covid-19 di Jakarta.

Per 7-13 Desember 2020 saja terdapat penambahan jumlah positif sebesar 3.821 kasus pada klaster keluarga dan 313 kasus pada klaster perkantoran.

Karena itu mobilitas penduduk pada libur akhir tahun akan sangat menentukan pertambahan kasus positif, khususnya pada klaster yang mendominasi.

Baca juga: PT Angkasa Pura II Siapkan 3 Alternatif Layanan Tes Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta Mulai Hari Ini

Atas persoalan tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan treatment ekstra guna mencegah lonjakan kasus akibat libur akhir tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved