Breaking News:

Berita Jakarta

Regulasi dan Tantangan Pengoperasian Drone di Indonesia

Drone yang memiliki konsep serupa dengan pesawat tanpa awak juga telah diimplementasikan untuk keperluan sipil dan untuk fungsi komersial.

Regulasi dan Tantangan Pengoperasian Drone di Indonesia
dok balitbanghub
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam webinar internasional bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation”, yang diselenggarakan Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan,

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kemajuan teknologi baru selalu menantang, termasuk implementasi dan inovasi pengoperasian drone atau Unmanned Aircraft Systems (UAS) untuk memenuhi permintaan distribusi barang di setiap negara.

Drone yang memiliki konsep serupa dengan pesawat tanpa awak juga telah diimplementasikan untuk keperluan sipil dan untuk fungsi komersial. 

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi  dalam webinar internasional bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam webinar internasional bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan. (dok balitbanghub)

Webinar internasional ini bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation” yang diselenggarakan pada 17 Desember 2020 oleh Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa implementasi drone di masa depan memiliki potensi yang tidak terbatas, baik di sektor nirlaba ataupun sektor komersial. Namun, dengan manfaat yang besar, drone juga memiliki risiko jika tidak diatur dan dikelola dengan tepat.

Oleh sebab itu, beberapa langkah harus dilakukan untuk meningkatkan mitigasi risiko terkait drone.

Hadir sebagai pembicara, antara lain adalah Asri Santosa (Direktur Navigasi Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI), Riley Downing (Federal Aviation Administration Senior Representative Southeast Asia), Prof. Wouter Dewulf (University of Antwerp),

Serta Prof. Dr. Indroyono Soesilo (Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi 2014-2015 dan Founder & First Chairman Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia/MAPIN), Prof. DR. H. K. Martono, SH., LLM, McSc., CLA. (Pakar Hukum Internasional, Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara), Prof. Hikmahanto Juwana (Fakultas Hukum UI), dan Kolonel Agung Sasongkojati, MA.Sc.,M.S.S. (TNI AU).

Pengoperasian drone harus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kepatuhan di sektor penerbangan, maka terdapat beberapa tantangan dalam perkembangan teknologi drone, terutama untuk penggunaan komersial di Indonesia, khususnya di perkotaan.

Dr. Ir. Umiyatun Hayati Triastuti, M.Sc., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Perhubungan , menjelaskan bahwa, pengoperasian drone di negara lain dapat menjadi pembelajaran untuk diterapkan di Indonesia. Untuk itu, diperlukan pertukaran informasi dari pakar internasional tentang pengembangan operasi dan praktik penggunaan drone.

Untuk meminimalkan pengoperasian drone yang membahayakan dan tidak tepat, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melakukan sosialiasi dan melibatkan komunitas pengguna drone untuk menginformasikan penataan pengoperasian drone di ruang udara Indonesia.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi  dalam webinar internasional bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dalam webinar internasional bertajuk “Regulations and Challenges in Drone Operation” yang diselenggarakan oleh Puslitbang Transportasi Udara Balitbang Perhubungan. (dok balitbanghub)
Halaman
12
Penulis: M Nur Ichsan Arief
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved