Breaking News:

Berita Jakarta

Cegah Calo Surat Rapid Test, Stasiun Senen Tidak Terima Surat Kesehatan dari 3 Klinik

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro mengklaim bahwa pihaknya sudah mencegah calo di kawasan Stasiun Senen.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Desy Selviany
Direktur Utama (Dirut) PT KAI Didiek Hartantyo (tengah) di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Minggu (20/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Direktur Utama (Dirut) PT KAI Didiek Hartantyo mengklaim bahwa pihaknya sudah mencegah calo di kawasan Stasiun Senen.

Salah satu upayanya PT KAI yakni tidak menerima surat keterangan sehat (SKS) dari tiga klinik di sekitar Stasiun Senen.

Didiek Hartantyo mengatakannya saat konferensi pers di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, terkait persiapan angkutan mudik Natal dan Tahun Baru 2021, Minggu (21/12/2020).

Dia memastikan bahwa para calo itu beraksi di luar kawasan stasiun sehingga hal itu menjadi kewenangan jajaran Polda Metro Jaya untuk menindaknya.

"Kami mempersilakan upaya Polda Metro  memberantas calo di luar stasiun. Sementara di dalam stasiun akan kami jaga," ujarnya dalam konferensi pers Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Calo Rapid Test Palsu dari Tiga Klinik yang Biasa Beroperasi di Stasiun Senen

Baca juga: TIGA Calo Rapid Test di Stasiun Senen Dibekuk, Tak Lama Setelah Polisi Terima Laporan Masyarakat

Stasiun Senen juga sudah menerapkan kebijakan baru pencegahan calo di stasiunnya.

Mereka sudah menyelidiki tiga klinik di sekitar Stasiun Senen yang bekerja sama dengan calo.

"Maka surat keterangan sehat dari tiga klinik itu tidak berlaku di Stasiun Senen," ujarnya. 

Namun dia tidak merinci nama ketiga klinik tersebut.

PT KAI juga akan menambah jumlah petugas rapid test di Stasiun Gambir dan Stasiun Senen.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved